Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Hoaks, Link Pendaftaran Bantuan Pangan 2026
    CekFakta

    Cek Fakta: Hoaks, Link Pendaftaran Bantuan Pangan 2026

    Jane DoePublish date2026-08-10
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim link bantuan pangan 2026. Klaim link bantuan pangan tersebut beredar di media sosial Facebook pada 30 Juli 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Kementerian Sosial RI mengumumkan beberapa bantuan yang sedang ditunggu oleh KPM di tahun 2026. Bantuan tersebut meliputi Bantuan Pangan berupa Beras 30 KG, Minyak Goreng, dan Telur untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, lalu ada Program Keluarga Harapan PKH Tahap 3 dan BPNT / Sembako yang disalurkan melalui KKS untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Agar bantuan tepat sasaran, pastikan data Anda sudah terdaftar dan valid di DTKS, dan cek status penerimaan secara berkala melalui aplikasi Cek Bansos 👇👇".
    Unggahan tersebut juga menyertakan link pendaftaran. Ketika link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan pangan tahun 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com melakukan penelusuran klaim link bantuan pangan 2026. Penelusuran dilakukan dengan mengunjungi situs resmi milik Kemensos yakni Kemensos.go.id dan ditemukan artikel yang berjudul "Waspada Hoaks terkait Bantuan Sosial".
    Dalam situs tersebut ditegaskan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) tidak pernah membuat situs atau tautan terkait pendaftaran maupun pencarian bantuan sosial.
    "Akhir-akhir ini banyak beredar pesan berantai berisi link/tautan yang di dalamnya terdapat berita bohong (hoaks) terkait pencairan dan/atau pendaftaran bantuan sosial. Kementerian Sosial TIDAK PERNAH membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial," bunyi pernyataan Kemensos.
    "Adapun penerima bantuan sosial Program Kartu Sembako/BPNT dan PKH adalah masyarakat yang telah terdaftar ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jika masyarakat layak menerima namun belum terdaftar dalam DTKS, bisa diusulkan Pemerintah Daerah atau mengajukan melalui Aplikasi Cek Bansos di menu Usul-Sanggah. Masyarakat dihimbau agar selalu mengecek ulang kebenaran berita dan tidak ikut menyebarkannya."
    Kemudian, penelusuran juga dilakukan menggunakan mesin pencarian Google dengan memasukkan kata kunci "Cara cek bantuan sosial pangan".
    Penelusuran menemukan situs Cekbansos.kemensos.go.id, yang menampilkan situs Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Sosial (DTSEN). Dalam laman tersebut masyarakat cukup memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan selanjutnya muncul nama atau data diri apakah layak mendapatkan bansos atau tdak.

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, penelusuran klaim link bantuan pangan 2026 Kementerian Sosial tidak benar. Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial. 
     
     

    Rujukan

    https://kemensos.go.id/waspada-hoaks-terkait-bantuan-sosial

    https://cekbansos.kemensos.go.id/

    Publish date : 2026-08-10

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.