Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek fakta, utang Indonesia tembus Rp10.000 triliun
    CekFakta

    Cek fakta, utang Indonesia tembus Rp10.000 triliun

    Jane DoePublish date2026-08-03
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook berdurasi sekitar satu menit menarasikan bahwa utang Indonesia telah menembus Rp10.000 triliun.

    Unggahan tersebut juga mengklaim pemerintah menerapkan kebijakan "gali lubang tutup lubang" untuk membayar utang sehingga Indonesia disebut berada di ambang kebangkrutan.

    Video tersebut telah ditonton sekitar 51 ribu kali, mendapat 191 komentar, dan disukai lebih dari 900 pengguna.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “2030 INDONESIA BUBAR

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    UTANG TEMBUS 10 RIBU TRILIUN INDONESIA GALI LOBANG TUTUP LOBANG MENUJU KEBANGKRUTAN?!

    SIKSA RAKYAT DENGAN MEMAKSA BAYAR PAJAK”

    Namun, benarkah Indonesia menuju kebangkrutan karena utang telah menembus Rp10.000 triliun?



    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan penelusuran, Bank Indonesia dalam publikasinya pada 18 Mei 2026 melaporkan bahwa posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2026 tercatat sebesar 433,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp7.791 triliun (dengan kurs sekitar Rp17.978 per dolar AS) dengan pertumbuhan tahunan 0,8 persen, melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Bank Indonesia juga menyatakan struktur ULN Indonesia tetap sehat karena dikelola secara hati-hati, didominasi utang jangka panjang, dan rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) turun menjadi 29,5 persen dari sebelumnya 30,0 persen.

    Pemerintah bersama Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan utang sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan.

    Data lengkap mengenai ULN Indonesia terkini dan metadata dapat dilihat pada publikasi Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi Mei 2026 pada situs web Bank Indonesia.

    ANTARA juga menemukan bahwa video dalam unggahan tersebut merupakan cuplikan dari video YouTube berjudul "LAST WARNING! Tsunami Ekonomi & Mega Financial Crisis Indonesia" yang berisi analisis dan opini pembuat konten mengenai kondisi perekonomian Indonesia serta prediksi mengenai berbagai risiko ekonomi di masa mendatang.

    Isi video tersebut bukan merupakan pernyataan resmi pemerintah maupun lembaga negara, melainkan pandangan pribadi pembuat konten yang diunggah pada 14 April 2026.

    Dengan demikian, klaim bahwa Indonesia dipastikan menuju kebangkrutan karena utang telah menembus Rp10.000 triliun keliru.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Utang Indonesia tembus Rp10.000 triliun

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.facebook.com/watch/?ref=saved&v=27508386658822845

    https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2810626.aspx

    https://www.bi.go.id/en/statistik/ekonomi-keuangan/sulni/Pages/SULNI-Mei-2026.aspx

    https://www.youtube.com/watch?v=5JJ-sJciMtU

    Publish date : 2026-08-03

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.