Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks! Video ricuh BEM UI kawal putusan MK soal MBG terjadi pada 30 Juli 2026
    CekFakta

    Hoaks! Video ricuh BEM UI kawal putusan MK soal MBG terjadi pada 30 Juli 2026

    Jane DoePublish date2026-08-01
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di TikTok menampilkan video yang memperlihatkan aparat TNI, Polri, dan mahasiswa beralmamater kuning saling berhadapan.

    Unggahan tersebut menarasikan bahwa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengawal putusan MK terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Unggahan itu juga menyebut aksi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial, tetapi tidak diberitakan oleh televisi.

    Dalam video, terlihat aparat dan mahasiswa saling mendorong sambil terdengar teriakan "buka, buka".

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    “Ingin kawal putusan MK soal program MBG, BEM UI gelar demo di depan gedung MK. Ramai di medsos tapi sepi di TV.”

    Namun, benarkah video tersebut memperlihatkan aksi mahasiswa yang berujung ricuh saat pembacaan putusan MK terkait MBG pada 30 Juli 2026?



    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan penelusuran, video yang beredar bukan merupakan dokumentasi aksi pada 30 Juli 2026 di depan Gedung Mahkamah Konstitusi.

    Video tersebut merupakan rekaman aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, di kawasan Jalan MH Thamrin menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Saat itu, BEM UI bersama lebih dari 700 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi dengan lima tuntutan, yakni menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program MBG serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, dan meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah.

    Dalam aksi tersebut, aparat TNI dan Polri membentuk barikade sehingga massa tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI.

    Situasi itu memicu aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat sambil terdengar teriakan "buka, buka", sebagaimana terekam dalam video yang sebelumnya diberitakan media pada 12 Juni 2026.

    Sementara itu, pada 30 Juli 2026, Mahkamah Konstitusi (MK) memang membacakan putusan uji materiil Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026 dalam perkara Nomor 40/PUU-XXIV/2026.

    Dalam putusan tersebut, MK memerintahkan pemerintah dan DPR RI untuk mengeluarkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari alokasi anggaran pendidikan paling lambat pada penyusunan APBN Tahun Anggaran 2028.

    Sementara itu, Polda Metro Jaya melalui akun Instagram resminya menegaskan bahwa video yang beredar dengan narasi aksi saat pembacaan putusan MK pada 30 Juli 2026 merupakan informasi yang menyesatkan.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Kepolisian menjelaskan bahwa video tersebut adalah dokumentasi peristiwa lama pada Juni 2026 yang disebarkan kembali seolah-olah merupakan kejadian baru saat pembacaan putusan MK.

    Berdasarkan pantauan ANTARA di depan Gedung Mahkamah Konstitusi pada Kamis, 30 Juli 2026, aparat kepolisian memang bersiaga menjelang aksi solidaritas terkait putusan uji materiil alokasi anggaran pendidikan untuk program MBG.

    Namun, hingga siang hari suasana di depan Gedung MK terpantau relatif sepi dan tidak terlihat adanya aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat seperti yang ditampilkan dalam video.

    Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, juga membenarkan bahwa mahasiswa UI mengikuti aksi tersebut sebagai aksi solidaritas bersama berbagai elemen mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil.

    Dengan demikian, narasi yang menyebut video tersebut merupakan rekaman aksi ricuh BEM UI saat mengawal putusan MK terkait program MBG pada 30 Juli 2026 adalah tidak benar, disinformasi/hoaks.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.tiktok.com/@maju.idn/video/7668209692413414664?_r=1&_t=ZS-98W2pNxB8BJ

    https://www.youtube.com/watch?v=3tMuCH1NjlI

    https://www.instagram.com/p/DbaalUQJ-R4/

    Publish date : 2026-08-01

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.