Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Hoaks PGI Beri Bantuan Dana DAP Australia Rp 300 Juta
    CekFakta

    Cek Fakta: Hoaks PGI Beri Bantuan Dana DAP Australia Rp 300 Juta

    Jane DoePublish date2026-07-29
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) memberikan bantuan dana DAP Australia Rp 300 juta secara gratis. Foto itu beredar di media sosial pada 14 Juli 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "PGI RESMI MENYALURKAN DANA BANTUAN DANA DAP AUSTRALIA SEBESAR 300 JUTA SECARA GRATIS TANPA BIAYA ADMINISTRASI".
    Lalu benarkah postingan klaim PGI memberikan bantuan dana DAP dari Australia sebesar Rp 300 juta secara gratis?

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim PGI memberikan bantuan dana DAP dari Australia sebesar Rp 300 juta. Penelusuran dengan menggunakan Google Image, ditemukan foto klaim dalam postingan identik dengan artikel berita berjudul "Seruan PGI untuk Umat Kristen dalam Menghadapi Pemilu 2024".
    Penelusuran juga dilakukan menggunakan mesin pencarian google dengan kata kunci atau keyword "dana bantuan gereja". Hasilnya ditemukan artikel dari Liputan6.com berjudul "Kemenag Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks Bantuan Dana Gereja".
    Dalam artikel tersebut, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap maraknya hoaks di media sosial terkait bantuan dana untuk gereja dengan memungut biaya tertentu.
    Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung mengatakan, informasi yang beredar terkait hal tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Sehingga, masyarakat khususnya gereja dan lembaga keagamaan Kristen, diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing.
    "Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan Kristen hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya," kata Jeane dikutip dari laman resmi Kemenag.
    Dia menegaskan komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah.
    "Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya," ujar dia.
    Penelusuran juga menemukan postingan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Australia melalui akun Instagram @kedubesaustralia. Berikut isinya:
    "PERINGATAN PENIPUAN
    Kami menyadari adanya penipuan yang melibatkan video yang dimanipulasi dan diklaim berasal dari pejabat Kedutaan Besar Australia.
    Harap berhati-hati dan jangan membagikan informasi pribadi atau berinteraksi dengan akun WhatsApp maupun media sosial yang tidak resmi dalam bentuk apa pun.
    Situs web dan akun media sosial resmi Kedutaan Besar Australia adalah:
    Situs web: https://indonesia.embassy.gov.au
    Instagram: kedubesaustralia
    X: @DubesAustralia
    Facebook: Australian Embassy - Jakarta, Indonesia
    LinkedIn: Australian Embassy, Indonesia
    YouTube: @AustralianEmbassyJakarta
    Jika Anda menemukan akun yang mencurigakan, harap laporkan dan beri tahu kami."
     

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim PGI memberikan dana DAP dari Australia sebesar Rp 300 juta secara gratis merupakan hoaks.

    Rujukan

    https://news.detik.com/pemilu/d-7151464/seruan-pgi-untuk-umat-kristen-dalam-menghadapi-pemilu-2024

    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/8243133/kemenag-imbau-masyarakat-waspadai-hoaks-bantuan-dana-gereja

    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6232014/cek-fakta-hoaks-tautan-pendaftaran-bantuan-dana-dari-australia-sambut-natal-dan-tahun-baru

    https://www.instagram.com/p/DLCpc1XSPWZ/

    Publish date : 2026-07-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.