Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Sepakat Membuat Agama Tunggal
    Misleading Content

    [SALAH] Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Sepakat Membuat Agama Tunggal

    Jane DoePublish date2026-07-28
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar unggahan [arsip] dari akun Facebook “Lucky Harmony Reborn” pada Minggu (14/6/2026) yang membagikan klaim tentang Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar pernah menyepakati pembentukan Agama Tunggal Dunia. Berikut narasinya:

    “AGAMA TUNGGAL DUNIA: POPE FRANCIS MENANDATANGANI PERJANJIAN BERSEJARAH DENGAN ISLAM

    Paus dan Imam terpenting dalam Islam pada Februari 2019 menandatangani perjanjian yang membuat kita semakin dekat menuju Agama Tunggal Dunia…

    Sebuah perjanjian antaragama  bersejarag ditandatangani  di Timur Tengah, media Arus utama hampir  sepenuhnya bungkam mengenainya.

    Sheikh Ahmed al-Tayeb dianggap sebagai imam terpenting dalam Islam Suni, dan beliau tiba di upacara penandatanganan di Abu Dhabi bersama Paus Fransiskus.

    "Bergandengan tangan sebagai simbol persaudaraan antaragama."

    Namun, ini bukan hanya upacara bagi umat Katolik dan Muslim. Menurut sebuah sumber berita Inggris, penandatanganan perjanjian ini dilakukan,

    "di hadapan khalayak global yang terdiri para pemimpin dari Kristen, Islam, Yahudi, dan agama-agana lainnya"...

    Paus dan inam besar Al-Azhar  telah menandatangani deklarasi persaudaraan bersejarah, menyerukan "perdamaian" antar bangsa, agama, dan ras, di hadapan khalayak global  yang terdiri dari para pemimpin agama Kristen, Islam, Yahudi, dan agama-agana lainnya.”

    Hingga Selasa (28/7/2026) unggahan ini mendapatkan lebih 9 tanda suka dan dibagikan 24 kali.

    HASIL CEK FAKTA

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencoba untuk menuju ke link yang pengunggah cantumkan sebagai link dokumen yang ditandatangani oleh kedua pemuka agama tersebut, namun ternyata link yang dicantumkan oleh pengunggah tidak valid dan hasilnya tidak ditemukan. 

    Lebih lanjut, untuk mencari dokumen tersebut dilakukan pencarian Google dengan kata kunci “Pope Francis and Al Azhar document”. Berdasarkan hasil pencarian ini akhirnya dapat ditemukan dokumen tersebut di situs resmi Vatikan, di vatican.va.

    Setelah dibaca, dokumen ini sama sekali tidak bertujuan atau berniat untuk membuat agama tunggal dunia (one world religion). Justru sebaliknya, dokumen ini secara tegas mengakui dan menghormati keberagaman agama sebagai kehendak Tuhan. 

    Dokumen ini tidak mencoba mencampur akidah atau doktrin agama Katolik dan Islam menjadi satu. Dokumen ini murni merupakan deklarasi sosial dan moral untuk mengajak umat beragama hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, dan bersama-sama menolak radikalisme serta kekerasan. Baik Gereja Katolik maupun Al Azhar tetap mempertahankan ajaran dan identitas iman mereka masing-masing. Kerja sama yang ditawarkan adalah dalam hal nilai-nilai kemanusiaan.

    Juga melansir dari Kompas.com “Di Abu Dhabi, Paus dan Imam Besar Al Azhar Tanda Tangani Dokumen Persaudaraan Manusia” yang terbit Selasa (5/2/2019), dijelaskan jika memang benar pada tahun 2019 silam, Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar, Dr Ahmed At-Tayyeb telah menandatangani dokumen bersejarah yang dikenal sebagai Deklarasi Persaudaraan Manusia.

    Dokumen Persaudaraan Manusia ini secara garis besar menyerukan perdamaian bagi semua agama dan negara. Tidak hanya bicara soal toleransi antar umat beragama, dokumen tersebut juga menyerukan perlindungan terhadap hak perempuan, anak-anak, serta orang tua, kaum difabel, dan tertindas.

    Perjanjian ini hanya sebatas pernyataan bersama yang menyuarakan komitmen terhadap perdamaian dunia dan hidup bersama sebagai sesama manusia. Tidak ada maksud untuk meleburkan semua agama di dunia menjadi satu agama baru yang disebut Agama Tunggal Dunia.

    KESIMPULAN

    Faktanya, perjanjian yang pernah ditandatangani dua pemuka agama besar tersebut bukan perjanjian untuk membuat agama baru, melainkan perjanjian untuk menyerukan perdamaian antar umat beragama. Jadi, unggahan berisi klaim “Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar sepakat membuat Agama Tunggal Dunia” adalah konten menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    https://www.vatican.va/content/francesco/en/travels/2019/outside/documents/papa-francesco_20190204_documento-fratellanza-umana.html

    https://internasional.kompas.com/read/2019/02/05/11594231/di-abu-dhabi-paus-dan-imam-besar-al-azhar-tanda-tangani-dokumen

    Publish date : 2026-07-28

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.