Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks! Video gempa-tsunami Bali pada 14 Juli
    CekFakta

    Hoaks! Video gempa-tsunami Bali pada 14 Juli

    Jane DoePublish date2026-07-15
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah akun YouTube dengan 153 ribu pelanggan, membagikan video yang mengabarkan terjadinya gempa dan tsunami di Bali pada 14 Juli 2026.

    Konten tersebut menggabungkan sejumlah video pendek, menjadi rekaman berdurasi 14 menit.

    Hingga Rabu (15/7), rekaman itu sudah diputar sebanyak 3.674 kali.

    Berikut narasi yang disajikan sang pengunggah:

    "BARUSAJA GEMPA & TSUNAMI BALI 14/7/2026! GEMPA DAHSYAT BALI HARI INI! GELOMBANG AIR LAUT NAIK DIBALI,".

    Namun, benarkah video tersebut memperlihatkan gempa-tsunami Bali pada 14 Juli?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    HASIL CEK FAKTA

    Akun resmi media sosial Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bali menerangkan ada dua gempa yang mengguncang Bali pada 14 Juli 2026, yakni gempa magnitudo 2,5 di Kuta Selatan serta gempa magnitudo 2,1 di Gianyar.

    Namun, mengacu akun @bmkgbali, kedua gempa tersebut tidak disertai dengan tsunami di Bali.

    Sementara itu, video di YouTube yang mengklaim adanya gempa serta tsunami di Bali ternyata tidak memuat kejadian terkini.

    Misalnya pada menit ke-2 video tersebut. Tampak sejumlah wisatawan diterjang ombak besar saat bersantai di perairan. Ternyata kejadian itu berlangsung pada 2022 di Nusa Penida, Bali.

    Adapula klaim di menit ke-5 video itu, yang memperlihatkan ratusan orang berhamburan keluar dari pusat perbelanjaan akibat gempa di Bali pada 14 Juli 2026.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Kejadian sebenarnya dalam rekaman tersebut berlangsung di Medan, Sumatera Utara, pada 11 Mei 2025, sebagaimana dijelaskan di sini.

    Dengan begitu, konten di YouTube dengan klaim gempa dan tsunami di Bali pada 14 Juli 2026 berisi informasi menyesatkan atau hoaks.

    Klaim: Video gempa-tsunami Bali pada 14 Juli

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.youtube.com/watch?v=zSjj3NVDdEs

    https://www.instagram.com/bmkgbali/

    https://www.instagram.com/reels/DL6Lw9HttkE/

    https://dmarge.com/travel/indonesia-rockpool-danger-tourists

    https://www.instagram.com/reels/DJhP0YahPfN/

    Publish date : 2026-07-15

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.