Berita
Akun Tiktok “tebus.murah.jhon.l” pada Jumat (15/6/2026) mengunggah video [arsip] yang mengeklaim Purbaya minta data pribadi untuk salurkan bantuan Kemenkeu. Berikut narasi lengkapnya:
“jangan berkecil hati semua berhak mendapatkan dana bantuan ini
#mentrikeuangan #purbayayudhisadewa #bantuanpemerintah #viral #bismillahfyp”
Per Rabu (8/7/2026) unggahan tersebut sudah ditonton 1.600-an kali, disukai sebanyak 121 kali, menuai 86 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 37 kali oleh pengguna Tiktok lainnya.
HASIL CEK FAKTA
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan mengakses tautan unggahan tersebut. Diketahui tautan mengarah ke formulir yang meminta pengisian nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ketika diteruskan, pelamar diminta untuk memasukkan kode verifikasi untuk masuk ke akun Telegram. Tautan tersebut kemungkinan besar adalah modus phising atau pencurian data.
TurnBackHoax menelusuri lebih lanjut dengan cara mengunggah video tersebut ke situs pendeteksi Artificial Intelligence (AI), hivemoderation.com. Hasilnya, audio tersebut tersebut diketahui hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI) dengan probabilitas 99.3 persen.
Penelusuran dilanjutkan dengan menggunakan pencarian gambar terbalik (reverse image) pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman Youtube Sekretariat Presiden yang menayangkan video serupa. Faktanya, video tersebut adalah pidato Purbaya sebagai ketua dewan komisaris lembaga penjamin simpanan pada Selasa (8/4/2025).
KESIMPULAN
Rujukan
Publish date : 2026-07-08

