Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks! Nanik ditangkap akibat terlibat korupsi MBG pada Juni 2026
    CekFakta

    Hoaks! Nanik ditangkap akibat terlibat korupsi MBG pada Juni 2026

    Jane DoePublish date2026-07-06
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan grafis yang memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang.

    Dalam grafis tersebut, Nanik digambarkan mengenakan rompi merah muda menyerupai pakaian tahanan dengan latar belakang bertuliskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Unggahan itu juga memuat tulisan "Breaking News" serta narasi yang menyebut Nanik baru dilantik sebagai Kepala BGN, kemudian ditangkap karena diduga terlibat korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Selain itu, grafis tersebut juga menampilkan kalimat "JKW tinggal tunggu giliran".

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    “BARU DILANTIK JADI KEPALA BGN

    NANIEK DITANGKAP TERLIBAT KORUPSI MBG

    JKW TINGGAL TUNGGU GILIRAN”

    Namun, benarkah Nanik ditangkap karena terlibat korupsi MBG pada Juni 2026?



    HASIL CEK FAKTA

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari KPK, Presiden Prabowo, maupun Istana yang menyebut Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang ditangkap karena terlibat kasus korupsi Program MBG.

    Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah mengklarifikasi narasi yang beredar mengenai dugaan adanya pembagian keuntungan Program MBG kepada Presiden Prabowo Subianto.

    BGN menegaskan informasi tersebut tidak benar atau hoaks. BGN memastikan tidak pernah ada pernyataan dari Kepala BGN maupun pejabat resmi yang menyebut Nanik membagikan keuntungan program MBG kepada Presiden Prabowo.

    BGN menjelaskan bahwa pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kerap mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi provokatif dan menyesatkan masyarakat.

    Karena itu, masyarakat diimbau hanya merujuk pada informasi yang disampaikan melalui kanal resmi BGN, seperti situs web, siaran pers, dan akun media sosial yang telah terverifikasi.

    Selain itu, foto Nanik yang digunakan dalam unggahan tersebut bukan foto asli. Hasil pemeriksaan ANTARA menggunakan AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai hasil kecerdasan buatan (AI) atau deepfake.



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Nanik Sudaryati Deyang ditangkap karena terlibat korupsi MBG tidak berdasar, sedangkan foto yang digunakan dalam unggahan merupakan hasil rekayasa AI.

    Klaim: Nanik ditangkap akibat terlibat korupsi MBG pada Juni 2026

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0JuHMfzGVQx6Tv7r5WMotN1BcVo9SRDP879jMpoCiMRUxCZ7FXLjkSNj8JREVH41Cl&id=100093449485334&_rdc=2&_rdr

    Publish date : 2026-07-06

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.