Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks! Indonesia ambil alih Sabah dan Sarawak
    CekFakta

    Hoaks! Indonesia ambil alih Sabah dan Sarawak

    Jane DoePublish date2026-07-01
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di YouTube mengklaim bahwa Indonesia telah mengambil alih wilayah Sabah dan Sarawak.

    Thumbnail video menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pejabat yang tampak sedang menandatangani dokumen, dengan latar bertuliskan pertemuan tingkat menteri yang melibatkan Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Sabah, dan Sarawak.

    Unggahan tersebut juga menarasikan bahwa Pemerintah Sabah dan Sarawak ingin menjalin kerja sama langsung dengan Indonesia tanpa campur tangan Pemerintah Malaysia.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “INDONESIA AMBIL ALIH SABAH & SARAWAK!! PEMERINTAH SABAH SARAWAK INGIN KERJASAMA LANGSUNG DENGAN RI!”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah Indonesia ambil alih Sabah dan Sarawak?



    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi maupun pernyataan resmi yang menyebut Indonesia mengambil alih Sabah dan Sarawak. Hingga saat ini, Sabah dan Sarawak masih merupakan negara bagian Malaysia.

    Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar penandatanganan dalam thumbnail memiliki probabilitas 96 persen sebagai hasil kecerdasan buatan (AI).



    Dengan demikian, gambar tersebut bukan merupakan dokumentasi autentik yang dapat dijadikan bukti adanya pengambilalihan wilayah.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Faktanya, hubungan Indonesia dan Malaysia, termasuk dengan wilayah Sabah dan Sarawak, berlangsung dalam bentuk kerja sama lintas sektor.

    Dilansir ANTARA, Malaysia terus memperkuat kerja sama dengan Indonesia, salah satunya melalui promosi wisata medis.

    Direktur Jenderal Tourism Malaysia Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim menyebut Sabah dan Sarawak juga direkomendasikan sebagai destinasi wisata medis bagi masyarakat Indonesia.

    Selain itu, secara historis Sabah dan Sarawak resmi menjadi bagian dari Federasi Malaysia pada 16 September 1963. Pembentukan federasi tersebut melalui proses panjang yang meliputi perundingan, konsultasi publik, jajak pendapat oleh Komisi Cobbold, hingga penandatanganan Perjanjian Malaysia pada 9 Juli 1963. Kedua wilayah tersebut juga memperoleh berbagai hak otonomi khusus sebagai bagian dari kesepakatan pembentukan Malaysia.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Indonesia telah mengambil alih Sabah dan Sarawak merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Klaim: Indonesia ambil alih Sabah dan Sarawak

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.youtube.com/watch?v=gGJE_BNr1xc

    Publish date : 2026-07-01

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.