Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Bahaya Bertelepon di Dapur Saat Kompor Menyala
    Misleading Content

    [SALAH] Bahaya Bertelepon di Dapur Saat Kompor Menyala

    Jane DoePublish date2020-01-20
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar melalui pesan berantai Whatsapp sebuah informasi mengenai bahaya bertelepon di dapur saat kompor atau microwave dan pemanas induksi menyala. Dalam narasi tersebut juga mengatakan bahwa bahaya menggunakan ponsel di dapur pada saat kompor menyala sama bahayanya dengan menggunakan ponsel di pom bensin. Berikut kutipan narasinya;

    Untuk ibu-ibu / siapapun yg baca:

    JANGAN BER TELEPON DI DAPUR

    Apakah Anda melakukan panggilan atau menerima panggilan di dapur Anda? Nama saya Dr. Ademola. Baru 3 hari yang lalu, suami saya, yang juga seorang dokter, berbagi kejadian menyedihkan dari 6 orang yang dibawa ke rumah sakit akibat luka bakar ketika membuat atau menerima panggilan telepon di dapur dengan kompor gas menyala. Bahkan oven microwave atau pemanas induksi bisa berbahaya. Beberapa dari mereka memasak dengan telepon menekan telinga mereka! Tolong berhenti membuat atau menerima panggilan di dapur. Ini sama berbahayanya dengan membuat atau menerima panggilan di pom bensin. "Tolong, jangan lupa untuk memberi tahu orang-orang yang Anda cintai. Jika panggilannya sangat mendesak, jauhi gas 10-12 meter dan kemudian menjawab panggilan. Ingat bahwa keselamatan Anda juga merupakan keselamatan keluarga Anda

    Jika informasi ini berguna untuk Anda Harap jangan memblokirnya di ponsel Anda. Sebarkan berita baiknya. Terima kasih.

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim dalam pesan berantai itu keliru. Peneliti Utama Elektromagnetik Desain Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Harry Arjadi membantah isu tersebut. Ia menyatakan bahwa ponsel tidak menyebabkan kompor yang ada di dapur meledak. Harry mengatakan, penyebab kompor bisa meledak karena adanya kebocoran gas elpiji.

    "Sebenarnya kompor bisa meledak karena ada kebocoran gas bukan disebabkan oleh memainkan ponsel saat di dapur," ujarnya.

    Maka, Harry menyarankan jika dapur disematkan pintu tersendiri, pemilik rumah harus selalu membuka pintu itu.

    Sebab jika terjadi kebocoran gas dan pintu dapur dalam keadaan tertutup, potensi kompor cepat meledak bakal terjadi karena tidak ada sirkulasi udara yang masuk.

    "Sirkulasi udara di dapur harus dijaga dengan baik, artinya pintu dapur harus selalu terbuka. Kalau terjadi kebocoran gas dan pintu dalam keadaan tertutup maka akan cepat meledak," jelas Harry.

    Harry juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapur disematkan pintu tersediri agar sirkulasi udara masuk yang masuk baik.

    Isu ini juga telah dibahas oleh Sekoci (Salah Satu Komunitas Pemeriksa Fakta di Indonesia) pada tahun 2016. Berdasarkan hasil penelusurannya, isu sinyal ponsel yang dituduh dapat menyulut bahan bakar cair dan gas adalah rumor belaka.

    Rumor tersebut dipicu oleh buku panduan yang diterbitkan oleh perusahaan ponsel itu sendiri yang melarang penggunaan ponsel di SPBU dan atmosfer yang mudah meledak. Penggunaan ponsel dilarang saat pengisian bahan bakar lebih disebabkan agar pengendara tidak terganggu konsentrasinya yang dapat memicu kecelakaan dalam bentuk lain.

    Menurut Petroleum Equipment Institute (PEI) dalam artikelnya “Stop Static“, menyimpulkan bahwa, berdasarkan investigasi kecelakaan di SPBU sejak tahun 1992 s/d 2010 dengan jumlah insiden hampir 200 kasus, seluruh kasus tersebut disebabkan oleh adanya listrik statis di lingkungan pengisian bahan bakar.

    Untuk pengisian bahan bakar yang aman, PEI membuat panduan sebagai berikut:
    1. Matikan mesin saat pengisian bahan bakar.
    2. Dilarang merokok.
    3. Dilarang keluar-masuk kendaraan saat melakukan pengisian bahan bakar.

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa informasi yang beredar keliru. Atas dasar itu, maka konten pesan berantai itu masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/01/20/salah-bahaya-bertelepon-di-dapur-saat-kompor-menyala/

    Publish date : 2020-01-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.