Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks! Foto pasien hantavirus di Jakarta
    CekFakta

    Hoaks! Foto pasien hantavirus di Jakarta

    Jane DoePublish date2026-06-22
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan foto seorang perempuan dengan tangan dan kaki terikat serta mulut berbusa.

    Pada bagian kanan atas foto terdapat tulisan "Breaking News" yang disertai narasi bahwa Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menemukan empat kasus hantavirus di Jakarta dan meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

    Unggahan tersebut memberikan kesan bahwa perempuan dalam foto merupakan pasien yang terinfeksi hantavirus di Jakarta.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Virus Baru lagi? Warga Diminta Waspada!

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    DINKES DKI TEMUKAN 4 KASUS HANTAVIRUS DI JAKARTA, MINTA WARGA WASPADA!”

    Namun, benarkah foto tersebut menunjukkan pasien hantavirus di Jakarta?



    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Reverse Image menunjukkan bahwa foto dalam unggahan tersebut identik dengan unggahan akun Facebook Wish Ko Lang yang disertai keterangan “Baka best actress yarn! #BehindTheScenes”.

    Foto tersebut merupakan dokumentasi behind the scenes program layanan publik Wish Ko Lang yang diproduksi oleh GMA Public Affairs di Filipina.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dalam konteks aslinya, foto tersebut tidak berkaitan dengan hantavirus maupun kasus kesehatan di Jakarta.

    Gambar itu merupakan bagian dari proses produksi program televisi yang menampilkan aktris Filipina Irma Adlawan, sehingga bukan foto pasien yang terinfeksi hantavirus.

    Terkait klaim empat kasus hantavirus di Jakarta, Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat memang sempat menerima laporan dugaan kasus suspek hantavirus pada empat anak buah kapal (ABK) yang berlayar ke Somalia.

    Kepala Sudinkes Jakarta Barat, Sahruna, dilansir dari ANTARA, menyampaikan bahwa RSUD Cengkareng melaporkan dugaan kasus tersebut pada 13 Mei 2026.

    Namun, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap hantavirus, malaria, dan yellow fever, keempat ABK tersebut dinyatakan negatif. Mereka kemudian diperbolehkan pulang karena sudah tidak menunjukkan gejala penyakit. Meski demikian, Sudinkes Jakarta Barat tetap melakukan langkah antisipasi dan pengawasan sesuai Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Virus Hanta Kementerian Kesehatan Tahun 2023.

    Dengan demikian, foto yang beredar bukan merupakan foto pasien hantavirus di Jakarta.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Foto pasien hantavirus di Jakarta

    Rating: Hoaks

    Baca fakta: Menkes: Pasien Hantavirus di RSPI Sulianti Saroso sudah pulang

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.facebook.com/groups/alorchanary/posts/27345056235086151/?_rdc=2&_rdr

    https://web.facebook.com/watch/?v=4150076188597750&rdid=Z3frUVMU6KITgs0L

    Publish date : 2026-06-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.