Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks! Juru bicara Kementerian ESDM minta masyarakat pakai Solar karena Pertamax naik
    CekFakta

    Hoaks! Juru bicara Kementerian ESDM minta masyarakat pakai Solar karena Pertamax naik

    Jane DoePublish date2026-06-16
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial X menampilkan tangkapan layar yang seolah-olah berasal dari media massa dan menarasikan bahwa Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia meminta masyarakat beralih menggunakan solar karena harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter.

    Unggahan tersebut menampilkan foto Dwi Anggia disertai kutipan yang seakan-akan merupakan pernyataan langsung dari Kementerian ESDM.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Pertamax Jadi Rp 16.250 per Liter. Dwi Anggia, selaku Jubir Menteri ESDM : Ada Solar Yang Murah, Pakai Itu Saja. Sama-Sama BBM kan?”

    Namun, benarkah Jubir Kementerian ESDM meminta masyarakat menggunakan solar karena harga Pertamax naik?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pemberitaan maupun pernyataan resmi dari Kementerian ESDM yang menyebut Dwi Anggia meminta masyarakat beralih menggunakan solar karena harga Pertamax mengalami kenaikan.

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa foto dalam unggahan tersebut identik dengan dokumentasi pemberitaan ini yang menampilkan Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026).

    Dalam wawancara tersebut, Dwi Anggia menjelaskan bahwa harga Pertamax masih berada di bawah harga keekonomian jika dibandingkan dengan harga BBM setara RON 92 di sejumlah negara tetangga yang berkisar antara Rp20.000 hingga Rp21.000 per liter.

    Ia juga menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM non-subsidi dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global yang berdampak pada harga minyak dunia.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Selain itu, Dwi Anggia menegaskan bahwa Pertamax merupakan BBM non-subsidi yang penetapan harganya mengikuti mekanisme pasar, berbeda dengan BBM bersubsidi yang mendapat dukungan dari pemerintah.

    Dalam pernyataannya, ia tidak pernah menyarankan masyarakat untuk menggunakan solar sebagai pengganti Pertamax.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Juru Bicara Kementerian ESDM meminta masyarakat memakai solar karena harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Klaim: Juru bicara Kementerian ESDM minta masyarakat pakai Solar karena Pertamax naik

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://x.com/alamtegarrrr/status/2066159031925027076

    https://money.kompas.com/read/2026/06/11/174512626/pertamax-jadi-rp-16250-per-liter-esdm-itu-masih-di-bawah-harga-keekonomian

    Publish date : 2026-06-16

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.