Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Foto "Korban Hantavirus di Jakarta"
    Misleading Content

    [SALAH] Foto "Korban Hantavirus di Jakarta"

    Jane DoePublish date2026-06-14
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun TikTok “yona9855” pada Jum’at (15/5/2026) mengunggah video [arsip] disertai yang diklaim sebagai korban Hantavirus di Jakarta. Unggahan tersebut disertai narasi 

    “lagi viral hantavirus lagi diselidiki dinas kesehatan dari mana asal nya”

    Hingga Minggu (14/6/2026) video tersebut telah dilihat lebih dari 800 kali dan disukai 10 kali.

    HASIL CEK FAKTA

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memeriksa foto pada unggahan tersebut menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke akun Facebook "Wish Ko Lang" yang mengunggah video bertagar #BehindTheScenes dengan keterangan "Wish Ko Lang: Rabies". Video tersebut serupa dengan unggahan akun TikTok "Yona9855". Diketahui, "Wish Ko Lang" merupakan serial televisi Filipina yang memiliki episode berjudul "Rabies". 

    TurnBackHoax kemudian menelusuri informasi mengenai hantavirus di Jakarta per Mei 2026. Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan, kasus hantavirus yang terdeteksi di DKI Jakarta masih terkendali. Pemerintah juga memantau seluruh kontak erat pasien selama 14 hari untuk mencegah penularan lanjutan.

    Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa hantavirus tidak mudah menular antar manusia seperti COVID-19. Sekitar 99 persen penularan terjadi melalui kontak dengan hewan pengerat, terutama tikus, atau cairan tubuhnya, seperti urine, air liur, dan feses.

    KESIMPULAN

    Video tersebut berasal dari video di balik layar syuting serial TV Filipina "Wish Ko Lang (rabies). Unggahan dengan narasi “korban Hantavirus di Jakarta” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/articles/31183

    https://web.facebook.com/watch/?v=4150076188597750&rdid=Z3frUVMU6KITgs0L

    https://www.kemkes.go.id/id/menkes-kasus-hantavirus-di-dki-jakarta-terkendali-kontak-erat-dipantau-14-hari-

    https://www.tiktok.com/@yona9855/video/7640150389307886866?_r=1&_t=ZS-971gRSJv955

    https://archive.ph/wip/IJWFh

    Publish date : 2026-06-14

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.