Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks! Purbaya bagikan dana bantuan Rp50 triliun dari rampasan aset koruptor
    CekFakta

    Hoaks! Purbaya bagikan dana bantuan Rp50 triliun dari rampasan aset koruptor

    Jane DoePublish date2026-06-09
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di media sosial TikTok mengeklaim bahwa Purbaya Yudhi Sadewa membagikan dana bantuan sebesar Rp50 triliun kepada masyarakat yang berasal dari hasil rampasan aset koruptor.

    Unggahan tersebut juga mengajak masyarakat untuk mengikuti akun TikTok tertentu, menyalin tautan sebanyak 15 kali, dan menghubungi nomor WhatsApp yang tertera untuk mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan modal usaha.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Assalamualaikum masyarakat Indonesia, saya mendapatkan mandat dari Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk membagikan bantuan dana ini dari rampasan aset para koruptor yang disalahgunakan oleh Oknum yang tidak bertanggung jawab. Daripada itu, uang 50 triliun lebih baik saya bagikan untuk rakyat Indonesia. Ini bantuan resmi, segera follow akun TikTok ini untuk konfirmasi bantuannya.”

    Namun, benarkah Purbaya membagikan dana bantuan Rp50 triliun dari hasil rampasan aset koruptor?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi maupun pernyataan resmi dari pemerintah dan media kredibel yang menyatakan bahwa Purbaya Yudhi Sadewa membagikan dana bantuan Rp50 triliun kepada masyarakat.

    Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa suara dalam video tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,2 persen merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI) atau deepfake.



    Faktanya, video asli merupakan dokumentasi saat Purbaya menghadiri acara Jogja Financial Festival. Dalam kesempatan tersebut, ia membahas peran sektor pemerintah dan swasta dalam menggerakkan perekonomian nasional, bukan menawarkan bantuan dana kepada masyarakat.

    Selain itu, akun TikTok yang menyebarkan informasi tersebut bukan merupakan akun resmi milik Purbaya maupun Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Masyarakat juga perlu mewaspadai permintaan untuk menghubungi nomor pribadi atau menyerahkan data diri dengan iming-iming bantuan dana.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Purbaya membagikan dana bantuan Rp50 triliun dari hasil rampasan aset koruptor merupakan informasi tidak benar atau hoaks.

    Klaim: Purbaya bagikan dana bantuan Rp50 triliun dari rampasan aset koruptor

    Rating: Hoaks

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.tiktok.com/@mk.purbaya.y.s/video/7643262899179293960?is_from_webapp=1&sender_device=pc

    Publish date : 2026-06-09

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.