Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Connection»[SALAH] Kangkung yang Mematikan dan Membawa Malapetaka
    False Connection

    [SALAH] Kangkung yang Mematikan dan Membawa Malapetaka

    Jane DoePublish date2020-01-02
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar postingan mengenai lintah di dalam kangkung yang berbahaya. Postingan itu menyertakan artikel dari laman welcomehowto2[dot]blogspot[dot]com dengan judul “1x Anda Sebarkan Anda Telah Menyelamatkan Ribuan Nyawa Di Dunia..Kangkung Yang Mematikan dan membawa malapetaka. Hati2 Dalam Memasak Kangkung.”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa konten yang disebarkan di Facebook itu memiliki kejanggalan. Hal yang janggal tampak pada tidak terkaitnya antara judul dan foto utamanya dengan isi kontennya.

    Selain itu, pada laman welcomehowto2[dot]blogspot[dot]com terdapat sejumlah artikel dengan beda judul namun memiliki konten yang sama. Artikel-artikel itu berjudul “Kangkung Yang Mematikan dan membawa malapetaka. Hati2 Dalam Memasak Kangkung,” “1x Anda Sebarkan Anda Telah Menyelamatkan Ribuan Nyawa Di Dunia..Kangkung Yang Mematikan dan membawa malapetaka. Hati2 Dalam Memasak Kangkung,” dan “1x Anda Sebarkan Anda Telah Menyelamatkan Ribuan Nyawa Di Dunia..Kangkung Yang Mematikan dan membawa malapetaka. Hati2 Dalam Memasak Kangkung.”

    Pada judul dan foto utama artikel-artikel tersebut menyinggung perihal kangkung yang berbahaya lantaran adanya lintah. Sedangkan, pada bagian konten tidak menyinggung soal kangkung, melainkan artikel lansiran dari grid.com berjudul “Hal Buruk Ini Akan Terjadi Dalam Tubuh Jika Kita Makan Nasi dan Telur Bersamaan! Stop Mulai Sekarang” yang tayang pada tanggal 4 Desember 2019.

    Berikut kutipan artikel dari grid.com tersebut:

    […] Hal Buruk Ini Akan Terjadi Dalam Tubuh Jika Kita Makan Nasi dan Telur Bersamaan! Stop Mulai Sekarang

    Hal Buruk Ini Akan Terjadi Dalam Tubuh Jika Kita Makan Nasi dan Telur Bersamaan! Stop Mulai Sekarang

    SajianSedap.com - Makan adalah kebutuhan kita sehari-hari.

    Apabila tidak makan, maka kebutuhan akan nutrisi kita tidak terpenuhi dan akhirnya akan lemas dan tidak bersemangat untuk lakukan aktifitas.

    Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan tenaga itu pun kita akan makan apa yang kita sukai.

    Kita kadang mengkombinasikan beberapa makanan supaya kita puas dan menikmati makanan tersebut.

    Namun, ternyata ada beberapa makanan yang tidak boleh dikombinasikan atau dimakan secara bersamaan.

    Contohnya adalah makan nasi dengan telur.

    Kenapa?

    Protein Hewani dan Karbohidrat

    Makanan yang mengandung protein hewani seperti telur ayam biasanya memang dikonsumsi dengan nasi yang mengandung karbohidrat.

    Kebiasaan ini tidak baik untuk kesehatan karena akan menyebabkan organ pencernaan bekerja dengan berat.

    Nasi dan Telur
    Masalah yang timbul dari memakan dua makanan ini adalah mengalami kembung karena gas dalam perut yang berlebih.

    Selain tidak boleh terlau sering makan telur dan nasi secara bersamaan, ternyata ada beberapa makanan lain yang tidak boleh.

    Dikutip dari TribunStyle.com, berikuti ini beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan:

    Kacang dan Keju

    Mengkombinasikan kacang dan keju bisa menyebabkan peningkatan gas dalam perut.

    Selain itu, terjadi gangguan dari sistem pencernaan yang bisa menimbulkan masalah pada pencernaan.

    Jika ingin mengkonsumsi keduanya, lebih baik beri jeda yang cukup agar tetap aman untuk dikonsumsi.

    Makanan dengan Jus

    Jus dan Makanan
    Banyak yang memanfaatkan jus buah sebagai hidangan penutup makanan, padahal hal ini akan menimbulkan masalah pada pencernaan.

    Jus akan membuat asam lambung menjadi encer dan mengurangi efektifitasnya dalam mencerna makanan.

    Beri jeda waktu setelah makan untuk minum jus lebih baik untuk menghindari masalah pencernaan.

    Dua makanan yang tinggi Protein

    Protein memang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan otot dan melakukan aktivitas sehari-hari.

    Tetapi mengkonsumsi dua makanan yang mengandung protein tinggi bisa menimbulkan masalah kesehatan terutama pencernaan.

    Konsumsi protein yang terlalu tinggi bisa mengganggu kinerja pencernaan dan memberatkan sistem pencernaan, hal ini menyebabkan metabolisme menjadi lambat.

    Sereal dengan Jeruk atau Jus

    Susu mengandung kasein dan jus jeruk mengandung asam, kedua kandungan ini tidak boleh bercampur menjadi satu.

    Mengkonsumsi keduanya secara bersamaan akan membuat susu menjadi kental dan enzim dalam sereal bertepung akan menjadi hancur.

    Susu dengan Teh

    Teh
    Susu yang dicampur dengan teh sangat populer di Indonesia dan disebut dengan teh tarik.

    Tetapi kita perlu berhati-hati untuk mengkonsumsi susu yang dicampur dengan teh.

    Kandungan antioksidan dalam teh tidak akan terserap baik oleh tubuh apabila kita mencampurkan teh dengan susu.

    Hal ini terjadi karena kandungan antioksidan dalam teh terikat oleh protein yang ada dalam susu.

    Susu dengan Ikan

    Mencampur susu dengan ikan memang terdengar tidak lazim, tetapi bukan tidak mungkin orang mengolah ikan dengan susu.

    Ilustrasi ikan asin
    Mencampurkan susu dengan ikan bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

    Kedua bahan ini jika dicampurkan akan menghasilkan racun yang bisa menyebabkan penyalit kulit.

    Susu dengan Daging

    Menurut penelitian, susu tidak baik dikonsumsi dengan makanan yang kaya akan protein karena dapat mengganggu pencernaan.

    Banyak yang mengkombinasikan susu dan daging yang sama-sama sumber protein.

    Memang lezat mengolah daging dengan susu tetapi perpaduan dari kedua sumber protein yang berlebihan ini akan mengganggu kesehatan.

    #GridNetWorkJuara […]

    Lalu, dari hasil penelusuran lebih lanjut, artikel dari grid.com tersebut ternyata hasil lansiran dari tribunstyle.com. Artikel yang dilansir berjudul “Makanan yang Tidak Boleh Dimakan dalam Waktu Bersamaan, Bisa Sebabkan Gangguan Kesehatan.” Artikel tersebut tayang pada tanggal 3 Desember 2019.

    Adapun, terkait isu bahayanya lintah pada kangkung dapat berkembang di dalam tubuh manusia kala tak sengaja memakannya tidak benar. Berikut pemberitaan mengenai lintah kangkung:

    […] Benarkah Lintah dalam Kangkung yang Termakan Bisa Bersemayam di Usus?

    Jakarta - Pesan ini menyebar melalui berbagai media seperti Whatsapp, BlackBerry Messenger, maupun Facebook. Pesan yang berisi imbauan agar berhati-hati saat memasak kangkung karena bisa jadi lintah yang bersembunyi di batang kangkung ikut termakan dan bersemayam di dalam usus.

    Konon sudah ada 'korban' lintah ini yakni pemuda asal Solo. Pemuda ini dikabarkan mengalami diare dan tidak mau makan. Dia hanya mau minum susu, namun akhirnya malah muntah. Saat periksa ke dokter, dilakukan pemeriksaan X-Ray dan diketahui lintah telah berkembang biak di perut pemuda itu. Usut punya usut, sebelum diare, pemuda itu makan tumis kangkung. Ditengarai lintah itu masuk tubuhnya bersama dengan kangkung yang dimakan.

    Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengatakan belum pernah mendapati kasus semacam itu. Selama ini parasit yang ditemukan di dalam pencernaan manusia adalah cacing.

    "Kalau lintah sepertinya nggak bisa ya. Kena asam lambung pasti mati. Parasit di tubuh manusia memang ada. Umumnya telur cacing yang masuk ke tubuh, bermanifestasi di usus halus," terang dr Ari dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (28/10/2015).

    Cacing, sambung dr Ari, bisa masuk ke dalam pencernaan manusia melalui makanan yang tidak matang. Karena umumnya telur cacing bisa menempel di sayuran mentah.

    Karena itu dr Ari mengingatkan untuk memasak sayuran hingga matang. Jikapun memakan sayuran mentah sebagai lalapan pastikan telah benar-benar dicuci sampai bersih. Selain itu ada baiknya minum obat cacing secara teratur, yakni enam bulan sekali.

    "Selain cacing, bakteri dan jamur kadang bisa terbawa ke pencernaan," sambung dr Ari.

    Mungkin kabar lintah bersemayam di usus adalah kabar palsu. Namun setidaknya dari situ ada hal baik yang bisa diambil yakni menjaga kebersihan makanan yang diasup.

    Soal lintah masuh ke tubuh manusia, sebenarnya pernah kejadian di Malaysia pada 2012 silam. Di mana seorang bocah bernama Modh Farhan Adli mengaku mengalami pendarahan saat buang air besar. Saat dirawat di Hospital Raja Perempuan Zainab II ternyata diketahui ada lintah seukuran ibu jari orang dewasa di dalam anus bocah itu yang memicu munculnya pendarahan. Lintah ini masuk lewat dubur saat bocah itu memancing di sebuah rawa dekat rumahnya di Kampung Paya Rambai.

    Diduga lintah yang masuk ini mendapatkan asupan makanan dari pembuluh darah yang berada di sekitar anus. M

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hasil penelusuran itu, maka dapat disimpulkan bahwa konten yang dibagikan di Facebook tersebut masuk ke dalam kategori False Connection. Sebab, antara judul dan foto utamanya tidak memiliki kesinambungan dengan konten isinya yang ternyata melansir artikel dari grid.com.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1076138096052058/

    https://turnbackhoax.id/2020/01/02/salah-kangkung-yang-mematikan-dan-membawa-malapetaka/

    https://turnbackhoax.id/2019/01/24/salah-lintah-di-kangkung/

    https://sajiansedap.grid.id/read/101941626/hal-buruk-ini-akan-terjadi-dalam-tubuh-jika-kita-makan-nasi-dan-telur-bersamaan-stop-mulai-sekarang?page=all

    https://style.tribunnews.com/2019/12/03/makanan-yang-tidak-boleh-dimakan-dalam-waktu-bersamaan-bisa-sebabkan-gangguan-kesehatan?page=all

    https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3055602/benarkah-lintah-dalam-kangkung-yang-termakan-bisa-bersemayam-di-usus

    http://readerchoice.detik.com/40-kabar-kesehatan-yang-ternyata-HOAX/50-hal-penting-tentang-imunusasi/

    Publish date : 2020-01-02

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.