Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Video “Terjadi Tsunami Malam Tahun Baru 31 Desember 2019 Seluruh Indonesia”
    Misleading Content

    [SALAH] Video “Terjadi Tsunami Malam Tahun Baru 31 Desember 2019 Seluruh Indonesia”

    Jane DoePublish date2020-01-02
    Share
    Facebook

    Berita

    Video ini tidak terkait dengan prediksi tsunami pada malam tahun baru 2020. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa informasi perihal gempa dan tsunami yang akan terjadi di akhir tahun ini hoaks.

    Akun Richard Arther Philip Moorrees (fb.com/richardarther.philipmoorrees) membagikan tautan video berjudul “Terjadi Tsunami Malam Tahun Baru 31 Desember 2019 Seluruh Indonesia” yang berasal dari kanal youtube Yosep Ambarita dengan narasi:

    “Semogaa Tuhan lindungi ktong samuaa”

    HASIL CEK FAKTA

    PENJELASAN

    Dikutip dari laman Kompas.com, Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa informasi perihal gempa dan tsunami yang akan terjadi di akhir tahun ini hoaks. Dwikorita meminta masyarakat untuk selalu memantau informasi dari sumber resmi untuk mengantisipasi persebaran hoaks tersebut.

    “Hoaks yang saat ini sudah beredar itu soal kejadian tsunami dan gempa bumi yang akan terjadi di akhir tahun,” kata Dwikorita pada 30 Desember 2019. “Jadi, yang kami mohon adalah, setiap menerima berita apapun, soal gempa dan tsunami, cek saja di BMKG. Kalau enggak ada di info BMKG, artinya itu bohong.”

    Berdasarkan penelusuran Tempo, siaran berita dari iNews yang mengawali video tersebut ditayangkan pada 6 Maret 2018. Berita itu berisi himbauan dari BMKG kepada masyarakat DKI Jakarta untuk mempersiapkan mitigasi bencana dalam menghadapi potensi gempa yang berkekuatan hingga 8,7 Skala Richter.

    Himbauan dari BMKG itu merupakan respons terhadap isu yang beredar kala itu bahwa akan terjadi gempa besar di Jakarta serta Pulau Jawa. Namun, menurut berita tersebut, BMKG menyatakan bahwa gempa yang bersumber dari zona Sunda Megathrust tersebut belum bisa diprediksi kapan dan berapa kekuatannya.

    Dengan belum adanya teknologi yang bisa memprediksi gempa dan tsunami, cara terbaik yang bisa dilakukan dalam menghadapi potensi gempa adalah menyiapkan mitigasi. BMKG memberikan contoh bahwa masyarakat Kobe, Jepang, yang banyak selamat dari gempa pada 1995 karena memiliki mitigasi bencana yang baik.

    Sementara itu, video bencana alam dalam video unggahan akun Richard Arther Philip Moorrees, yakni yang terlihat sejak menit 2:38 hingga akhir, diambil dari sejumlah adegan di film Deep Impact pada 1998. Cuplikan video tersebut memotong bagian film pada menit 1:43:28. Potongan video ini tidak terkait dengan prediksi tsunami pada malam tahun baru 2020.

    Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, informasi bahwa akan terjadi tsunami di seluruh Indonesia pada malam tahun baru 2020 adalah informasi yang keliru. Video yang digunakan untuk menyebarkan informasi itu merupakan gabungan video yang tidak relevan dikaitkan dengan prediksi tsunami pada malam tahun baru 2020. Hingga kini pun, belum ada teknologi yang bisa memprediksi gempa dan tsunami.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2019/12/31/salah-video-terjadi-tsunami-malam-tahun-baru-31-desember-2019-seluruh-indonesia/

    Publish date : 2020-01-02

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.