Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Video “Penyiksaan oleh komunis terhadap muslim Uighur”
    False Context

    [SALAH] Video “Penyiksaan oleh komunis terhadap muslim Uighur”

    Jane DoePublish date2020-01-02
    Share
    Facebook

    Berita

    Tidak ada hubungannya dengan isu Uighur saat ini. Video tersebut adalah bagian dari proses pelatihan perekrutan unit komando pasukan elit Malaysia, Grup Gerak Khas (GGK). Sebelumnya pada tahun 2017, video seperti ini beredar dengan klaim penyiksaan terhadap muslim Burma.

    Akun Rachmat Hidayat (fb.com/100040283832729) mengunggah sebuah video ke grup MUSLIM INDONESIA BERSATU (fb.com/groups/353058595164115) dengan narasi “Komunis bangzadddd”.

    Dalam rekaman video terlihat puluhan pria dewasa ditempatkan dalam kerangkeng kayu dalam air. Terdapat juga tulisan #SAVEUYGHUR, #IndonesiaStandsWithUyghur, dan #WESTANDWITHUYGHUR.

    HASIL CEK FAKTA

    PENJELASAN

    Berdasarkan hasil penelusuran, video yang diunggah oleh sumber klaim nyatanya tidak ada kaitannya sama sekali dengan isu Uighur yang memang sedang viral belakangan ini.

    Peristiwa yang terjadi dalam video itu adalah bagian dari proses pelatihan perekrutan unit komando pasukan elit Malaysia, Grup Gerak Khas (GGK). Salah sumber asli dari video ini adalah kanal youtube Khai Eyol yang mengunggah video tersebut dengan judul “Basic komando” , video ini diunggah pada 7 Dessember 2016.

    Video lebih panjang terkait proses latihan komando pasukan elit GGK ini diunggah oleh kanal youtube Documentary HD pada 26 Juli 2015 dengan judul “Malaysia GGK Commando Documentary – World’s Special Forces Documentary – Documentary HD”. Di dalam video ini dijelaskan, hukum kurungan di dalam air itu diberikan kepada pasukan itu akibat kesalahan yang mereka perbuat dalam proses latihan.

    Dalam rekaman video itu, di menit ke 33:56, Kopral (Corporal) Zahariman bin Mohamad mengatakan bahwa mereka dihukum karena melakukan kesalahan besar yaitu tidak menjalankan tugas dengan benar. Mereka diperintahkan untuk mengumpulkan 1 kg makanan, namun yang dibawa hanya lima atau enam potong makanan, itu kesalahan fatal dan mereka harus dipenjara.

    Pasukan Grup Gerak Khusus atau biasa disebut GGK merupakan pasukan khusus dari Angkatan Darat Malaysia yang ditugaskan melakukan misi operasi khusus yang dimiliki pemerintah Malaysia. GGK melakukan misi tindakan langsung, perang non-konvensional, sabotase, anti-terorisme, dan pengumpulan intelijen.

    Anggota resimen GGK dilatih oleh unit pasukan khusus asing dari Inggris, Selandia Baru, Indonesia, Australia dan Amerika Serikat, untuk menambah basis pengetahuan strategi militer. Untuk masuk dalam GGK tidak mudah dan harus melalui proses panjang dan mengikuti pelatihan yang sangat keras seperti layaknya pasukan khusus yang dimiliki semua negara.

    Seleksi masuk pasukan khusus GGK Angkatan Darat Malaysia berjalan selama 12 minggu, tentunya dengan proses yang sangat keras.

    Sebelumnya, pada tahun 2017 video yang sama pernah beredar dan diklaim sebagai bentuk penyiksaan yang dilakukan oleh umat Budha Arakan terhadap muslim.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2019/12/28/salah-video-penyiksaan-oleh-komunis-terhadap-muslim-uighur/

    Publish date : 2020-01-02

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.