Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks! Menteri Agama sebut pencabulan santriwati di pati sebagai nafsu manusiawi
    CekFakta

    Hoaks! Menteri Agama sebut pencabulan santriwati di pati sebagai nafsu manusiawi

    Jane DoePublish date2026-05-11
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menarasikan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) menganggap kasus pencabulan terhadap santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sebagai hal yang wajar dan hanya merupakan nafsu manusiawi.

    Unggahan tersebut menampilkan foto Menteri Agama, Nasaruddin Umar, disertai narasi bahwa pencabulan terhadap 50 santri di Pati bukan termasuk kejahatan agama, melainkan nafsu manusiawi.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Kemenag menegaskan pencabulan 50 santri di Pati bukan termasuk kejahatan agama melainkan nafsu manusiawi”

    Namun, benarkah Kemenag menyebut kasus pencabulan santriwati di Pati sebagai nafsu manusiawi yang wajar?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi maupun pernyataan resmi dari pemerintah dan media kredibel yang menyatakan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) menganggap kasus pencabulan terhadap santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sebagai hal yang wajar atau sekadar nafsu manusiawi.

    Melalui laman resmi Kementerian Agama, Menteri Agama Nasaruddin Umar justru menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk kekerasan dan pelecehan, baik fisik, verbal, maupun seksual.

    “Sikap saya terkait tindak kekerasan seksual itu jelas dan tegas. Tidak ada toleransi untuk tindak kekerasan seksual. Saya tidak pernah menoleransi sedikit pun tindakan yang mencederai martabat kemanusiaan,” tegas Menag.

    Menteri Agama juga menegaskan bahwa lembaga pendidikan harus menjadi ruang yang aman dan bermartabat bagi seluruh peserta didik.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Menurutnya, lembaga pendidikan keagamaan seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak-anak untuk menimba ilmu dan menjadi teladan dalam menciptakan masyarakat yang ideal.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Kementerian Agama menganggap pencabulan santriwati di Pati sebagai nafsu manusiawi yang wajar merupakan informasi tidak benar atau hoaks.

    Rating: Menteri Agama sebut pencabulan santriwati di pati sebagai nafsu manusiawi

    Klaim: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.facebook.com/share/p/1Ascu4skKN/?mibextid=wwXIfr

    https://kemenag.go.id/pers-rilis/banyak-hoaks-menyerang-menag-tak-ada-toleransi-untuk-tindak-kekerasan-seksual-4jHq2

    Publish date : 2026-05-11

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.