Berita
Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Pemerintah menggalang dana untuk membantu APBN melunasi utang negara. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 30 April 2026.
Dalam postingannya terdapat tangkapan layar foto Presiden Prabowo berlatar belakang salah satu website penggalangan dana dengan narasi:
"Patungan APBN untuk Bantu Negara Lunasi Hutang
Donasi tersedia: Rp 137.420.000.000.
Donasi terkumpul:
Rp 137.420.000.000 dari target Rp 800.000.000.000.000"
Akun itu menambahkan narasi:
"Menteri Keuangan ngomong klo "Uang Kita Masih Banyak"
Jadi sebenarmya Patungan ini utk APBN atau untuk MBG?
Krn bisa saja digunakan utk MBG dan Koperasi Desa yg konon kabarnya dijadikan alat nyerap suara persiapan Pilpres 2029!"
Lalu benarkah postingan yang mengklaim Pemerintah menggalang dana untuk membantu APBN melunasi utang negara?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan membuka website Kitabisa.com yang menjadi latar belakang foto yang diposting. Dalam kolom pencarian tidak ditemukan adanya penggalangan dana untuk APBN.
Penelusuran dilanjutkan dan kami menemukan bantahan dalam akun @ppid.kemenkeu yang sudah bercentang biru atau terverifikasi. Di sana terdapat bantahan pada klaim yang beredar.
Bantahan itu diunggah pada 1 April 2026. Berikut isinya:
"Berita yang beredar mengenai peluncuran program "Patungan APBN untuk Bantu Negara Lunasi Utang" pada situs Kitabisa.com, merupakan berita hoaks.
Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Kementerian Keuangan."
HASIL CEK FAKTA
KESIMPULAN
Postingan yang mengklaim Pemerintah menggalang dana untuk membantu APBN melunasi utang negara adalah tidak benar. Meski konten dalam postingan tersebut merupakan satir namun harus diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Rujukan
Publish date : 2026-05-04

