Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 30 Maret 2026.
Berikut isi unggahannya:
"CPNS & PPPK tahun 2026 resmi dibuka!
FORMASI UMUM
-Tenaga Administrasi
-Tenaga Kesehatan
-Tenaga teknis
-Tenaga pendidikan
-Formasi Umum & Khusus
PERSYARATAN UMUM
-Warga Negara Indonesia (WNI)
-Usia Minimal 18 tahun
-Pendidikan SMA/SMK, D3 ,D4 ,S1 ,S2
-Sehat jasmani & rohani
-Tidak pernah dipidana
-Tidak pernah diberhentikan tidak hormat
TAHAPAN SELEKSI
-Seleksi administrasi
-SKS (CAT BKN)
-SKB
-Pengumuman Kelulusan
Untuk pendaftaran silakan langsung klik link yang ada di bio .... !!!!"
Unggahan disertai menu daftar sekarang. Jika menu tersebut diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS dan PPPK 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com
HASIL CEK FAKTA
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS dan PPPK 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Rekrutmen CPNS 2026 Segera Dibuka? Ini Bocoran Terbarunya".
Dalam artikel ini disampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan jajarannya untuk menggelar rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) atau CPNS 2026. Hanya saja, proses itu masih terus dimatangkan guna memperhitungkan kemampuan fiskal dengan adanya keterbatasan APBN.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, hampir seluruh menteri telah menyampaikan kebutuhan soal CPNS baru. Sayangnya, ia belum bisa menyampaikan angka secara detail karena masih menghitung kebutuhan lain selain belanja pegawai.
"Mungkin ada prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi. Karena walau bagaimana juga kita harus mempertimbangkan kondisi kita secara fiskal," ujar Mensesneg dikutip dari siaran video resmi Kementerian Sekretariat Negara, Rabu (18/3/2026).
Di sisi lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) disebut telah berkirim surat ke masing-masing kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah (pemda), untuk memetakan kebutuhan baru ASN.
Namun lantaran adanya keterbatasan fiskal, pemerintah perlu mempertimbangkan proporsi antara jumlah ASN/PNS baru hingga mereka yang mendekati masa pensiun.
Penelusuran juga mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Viral Pendaftaran Seleksi CPNS 2026, Simak Panduan Pendaftarannya".
Artikel ini menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dan seleksi CPNS 2026 hanya akan dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN yakni https://sscasn.bkn.go.id.
KESIMPULAN
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS dan PPPK 2026, tidak benar.
Rujukan
Publish date : 2026-04-06

