Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Hoaks Artikel PM Israel Ajak Suku Batak Ikuti Program Wajib Militer
    CekFakta

    Cek Fakta: Hoaks Artikel PM Israel Ajak Suku Batak Ikuti Program Wajib Militer

    Jane DoePublish date2026-04-05
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel yang mengklaim PM Israel Benyamin Netanyahu mengajak suku Batak mengikuti wajib militer. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 1 April 2026.
    Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Kompas TV berjudul:
    "Israel Kekurangan Prajurit saat Perang, Netanyahu Mengajak Suku Batak untuk Mengikuti Program Wajib Militer"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Israel kekurangan prajurit perang. Silakan suku Batak, Papua, Bali ikut wajib militer....semoga jadi martir di Medan perang"
    Lalu benarkah postingan artikel yang mengklaim PM Israel Benyamin Netanyahu mengajak suku Batak mengikuti wajib militer?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs Kompas.tv dengan foto dan waktu yang sama dengan postingan.
    Namun dalam artikel asli berjudul "Israel Kekurangan Prajurit saat Perang, Netanyahu Bakal Perluas Program Wajib Militer"
    Dalam artikel asli sama sekali tidak membahas ajakan pada Suku Batak seperti dalam postingan. Artikel asli membahas rencana Netanyahu untuk memperluas program wajib militer termasuk untuk kelompok Yahudi ultra-Ortodoks.

    HASIL CEK FAKTA

    KESIMPULAN


    Postingan artikel yang mengklaim PM Israel Benyamin Netanyahu mengajak suku Batak mengikuti wajib militer adalah hoaks. Faktanya judul dalam postingan merupakan hasil suntingan.

    Rujukan

    https://www.kompas.tv/internasional/659438/israel-kekurangan-prajurit-saat-perang-netanyahu-bakal-perluas-program-wajib-militer

    Publish date : 2026-04-05

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.