Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 sebesar Rp 600.000. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 30 Maret 2026.
Berikut isi unggahannya:
"BSU 2026 MULAI CAIR segera cek apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Syarat umum:
WNI
Pekerja aktif
Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan
Jangan sampai bantuan sudah cair tapi Anda belum mengetahuinya.."
Unggahan juga menyertakan poster dengan tulisan berikut:
"BANTUAN SUBSIDI UPAH 2026
PEMERINTAH KEMBALI SALURKAN BSU UNTUK PEKERJA/ BURUH DI AWAL 2026
BANTUAN SENILAI RP 600.000"
Unggahan disertai menu daftar. Jika menu daftar diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran BSU 2026 sebesar Rp 600.000? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
HASIL CEK FAKTA
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran BSU 2026 sebesar Rp 600.000. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Ramai Info BSU 2026, Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kebijakan Resmi".
Dalam artikel yang tayang pada 7 Februari 2026, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat mewaspadai maraknya informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program BSU 2026. Informasi menyesatkan tersebut umumnya disertai tautan pendaftaran tidak resmi yang berpotensi mengarah pada penipuan.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, mengatakan klarifikasi ini perlu disampaikan menyusul beredarnya unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga sejumlah pemberitaan yang mencatut Program BSU 2026. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri," kata Faried dikutip dari Antara, Rabu 7 Januari 2026.
Faried menekankan bahwa informasi resmi terkait BSU hanya disampaikan melalui kanal resmi Kementerian Ketenagakerjaan yakni laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.
Penelusuran juga mengarah pada unggahan akun Instagram resmi Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) @kemnaker.
"Hati-hati terhadap informasi yang mengatasnamakan BSU 2026, ya. Saat ini belum ada kebijakan maupun informasi resmi terkait penyaluran BSU tahun 2026," demikian tulis Kemnaker yang dikutip pada Kamis (4/2/2026).
KESIMPULAN
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran BSU 2026 sebesar Rp 600.000 yang beredar di Facebook, tidak benar.
Rujukan
Publish date : 2026-04-02

