Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Jusuf Kalla Terbang ke Iran untuk Upaya Perdamaian
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Jusuf Kalla Terbang ke Iran untuk Upaya Perdamaian

    Jane DoePublish date2026-03-30
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan bahwa mantan Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla atau JK terbang ke Iran dalam upaya perdamaian. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 26 Maret 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "SEMOGA TIDAK TERJADI HAL YG TIDAK DI INGINKAN...!
    Ditengah eskalasi konflik Timur Tengah yang masih memanas, Di kabarkan Jusuf Kalla dan Rombongan akan terbang ke lran Untuk upaya perdamaian.🇮🇷🇮🇷🇮🇷🇮🇩 #fyp #pengikut #pemula #motivasi #reels #fbpro #damai #israel #iran #AS #trump #Netanyahu #mujtaba"
    Postingan menyertakan poster yang berisi foto Jusuf Kalla yang merupakan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ditemani mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang kini menjadi pengurus PMI Hamid Awaluddin. JK dan rombongan terlihat duduk dan memakai sabuk pengaman.
    "PERANG MASIH MEMANAS
    JK DAN ROMBONGAN DIKABARKAN TERBANG KE IRAN UNTUK UPAYA PERDAMAIAN"
    Lalu benarkah klaim mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla terbang ke Iran dalam upaya perdamaian? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Jusuf Kalla terbang ke Iran dalam upaya perdamaian. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Jusuf Kalla Tidak Terbang ke Iran" yang tayang pada 26 Maret 2026.
    Dalam artikel ini, Palang Merah Indonesia (PMI) membantah kabar keberangkatan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla ke Iran untuk menjalankan misi perdamaian. Kepala Bidang Hubungan Internasional PMI, Hamid Awaluddin, memastikan tidak ada agenda kunjungan langsung Jusuf Kalla ke Iran dalam waktu dekat.
    "Tidak ada rencana datang langsung ke Iran. Karena tidak mungkin ada orang luar masuk Iran karena airport tidak berfungsi," kata Hamid saat dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis 26 Maret 2026.
    Meski demikian, Hamid membenarkan adanya rencana pengiriman bantuan kemanusiaan dari PMI ke Iran. Ia menyebutkan, saat ini PMI masih menyusun teknis penyaluran bantuan, termasuk jenis bantuan yang akan dikirimkan.
    Sementara itu, Juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah menyebut, Jusuf Kalla berangkat dalam lawatan ke berbagai negara pada Rabu, 25 Maret 2026. Jusuf Kalla dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 28 Maret 2026.
    Dia juga memastikan Jusuf Kalla tidak terbang ke Iran dalam agenda dialog perdamaian tersebut.
    "Tidak ke Teheran, tapi ke beberapa negara ASEAN," ucap Husain.
    Husain mengatakan, JK mengunjungi beberapa negara ASEAN untuk menghadiri undangan bertopik dialog perdamaian.
    Artikel ini juga menyertakan foto yang identik dalam klaim Jusuf Kalla terbang ke Iran dalam upaya perdamaian.
     
     
     

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim unggahan Jusuf Kalla terbang ke Iran dalam upaya perdamaian, tidak benar.

    Rujukan

    https://www.liputan6.com/news/read/6304133/jusuf-kalla-tidak-terbang-ke-iran

    Publish date : 2026-03-30

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.