Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] WNI Islam Dideportasi dari Jepang karena Takbir Keliling
    Misleading Content

    [SALAH] WNI Islam Dideportasi dari Jepang karena Takbir Keliling

    Jane DoePublish date2026-02-26
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun X “PaijoKentirr” pada Minggu (15/2/2026) mengunggah video [arsip] berisi berita mengenai WNI di Jepang yang dideportasi serta cuplikan beberapa orang sedang melakukan takbiran. Terdapat narasi di video sebagai berikut:

    “TAKBIR KELILING WNI ISLAM AKAN DIDEPORTASI DARI JEPANG”.

    Hingga Kamis (26/2/2026), unggahan tersebut telah disukai 844 akun dan dilihat 62.900 kali.

    HASIL CEK FAKTA

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “WNI dideportasi dari Jepang” ke mesin pencari Google. Hasilnya, tidak ada media kredibel yang memberitakan WNI dideportasi dari Jepang karena kegiatan takbiran. Beberapa artikel yang membahas deportasi WNI dari Jepang antara lain:

    • komdigi.go.id “[HOAKS] DELAPAN WNI Dideportasi dari Jepang Akibat Menerobos Masuk Shinkansen Tanpa Bayar” yang tayang Sabtu (3/6/2023), dan

    • bbc.com “Kasus-kasus WNI di Jepang jadi sorotan – Ditangkap karena merampok hingga pasang spanduk perguruan silat” yang tayang Senin (7/7/2025).

    TurnBackHoax kemudian mendengarkan narasi berita berdurasi 43 detik itu dari awal hingga akhir. Terdapat ucapan “...mencerminkan gambaran Islam sebagai agama radikal sesat yang memanggil Allah-nya disaat orang lagi beristirahat.” Kalimat tersebut melanggar dua KEJ (Kode Etik Jurnalistik) Indonesia, yakni:

    • Pasal 8 KEJ: “Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani”, dan

    • Pasal 3 KEJ: “Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah”.

    Audio dari video tersebut kemudian dianalisis dengan Deepfake Voice Detection. Hasilnya menunjukkan probabilitas kepalsuan 65% dengan deskripsi: “konsistensi vokal mengandung jeda yang tidak wajar dan beberapa fluktuasi nada halus yang tidak sesuai dengan pola bicara manusia pada umumnya”.

    KESIMPULAN

    Video narasi berita tersebut merupakan konten buatan AI dan tidak ada media resmi serta kredibel yang memberitakan hal itu. Jadi, unggahan berisi narasi “WNI Islam Dideportasi dari Jepang karena Takbir Keliling” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-delapan-wni-dideportasi-dari-jepang-akibat-menerobos-masuk-shinkansen-tanpa-bayar

    https://www.bbc.com/indonesia/articles/crrqjx2wxjgo

    https://aji.or.id/upload/Dokumen/KODE%20ETIK%20JURNALISTIK.pdf

    https://deepfakedetection.io/deepfake-voice-detection

    https://x.com/PaijoKentirr/status/2023030398687830114

    https://archive.ph/ex0cb

    Publish date : 2026-02-26

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.