Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan via Telegram. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 11 Februari 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Dengan ini kami informasikan bahwa Program Bantuan Bibit Ikan telah resmi dibuka.
Silakan melakukan pendaftaran melalui link yang disediakan untuk mendapatkan bantuan bibit.
- PENDAFTARAN INI GRATIS
- DAFTAR MENGGUNAKAN NOMOR TELEGRAM
- TUNGGU PROSES SELAMA 2 HARI"
Unggahan menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:
"BANTUAN BIBIT IKAN RESMI BAGI YANG MEMBUTUHKAN SEMUA JENIS BIBIT IKAN
DAFTAR DIRI ANDA"
Unggahan disertai menu daftar. Saat menu tersebut diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama sesuai KTP hingga nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan via Telegram? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
HASIL CEK FAKTA
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan via Telegram. Penelusuran mengarah pada unggahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui akun Instagram resminya yakni @kkpgoid.
Berikut isinya:
"Waspada Penipuan dan Hoax Mengatasnamakan Kementerian Kelautan dan Perikanan
Hai #SahabatBahari, yuk lebih cermat dan cerdas dalam memilih dan memilah informasi!! Dengan maraknya penipuan yang mengatasnamakan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kamu harus lebih waspada lagi yaa. Segala bentuk informasi resmi bisa kamu akses melalui website dan media sosial KKP ?"
KESIMPULAN
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan via Telegram, tidak benar.
Publish date : 2026-02-18

