Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Manipulated Content»[SALAH] Jokowi Minta Penyelidikan Kasus KM 50 Dihentikan
    Manipulated Content

    [SALAH] Jokowi Minta Penyelidikan Kasus KM 50 Dihentikan

    Jane DoePublish date2026-02-16
    Share
    Facebook

    Berita

    Pada Selasa (10/2/2026) akun Facebook “Sultan” membagikan foto [arsip] berupa tangkapan layar dari artikel berjudul:

    Joko Widodo Meminta Polisi Dan Pengadilan Internasional Stop Penyelidikan Kasus Km 50 Yang Menewaskan Enam Laskar FPI

    Hingga Senin (16/2/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 210-an tanda suka, 50–an komentar, serta dibagikan ulang hampir 10 kali.

    HASIL CEK FAKTA

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “jokowi meminta polisi dan pengadilan internasional menghentikan penyidikan kasus KM 50” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk memeriksa potret dalam unggahan. Penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dengan foto yang sama.

    TurnBackHoax lalu mencocokkan nama media, nama penulis, serta tanggal terbit. Hasilnya, ditemukan artikel  rmol.id “Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres”.

    Artikel yang tayang Senin (9/2/2026) itu melaporkan bahwa rumor tentang Presiden Prabowo Subianto bakal menunjuk Jokowi sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) hingga kini belum terbukti kebenarannya.

    Sebagai informasi, dilansir dari detik.com kasus KM 50 merupakan kejadian penembakan sejumlah anggota laskar FPI yang terjadi di KM 50 Tol Cikampek pada Senin (7/11/2020), mengakibatkan enam orang meninggal dunia.

    Sepanjang penelusuran tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim “Jokowi meminta polisi dan pengadilan internasional menghentikan penyelidikan kasus KM 50”.

    KESIMPULAN

    Konten yang beredar adalah hasil suntingan dari artikel rmol.id “Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres”. Jadi, unggahan berisi klaim “Jokowi meminta polisi dan pengadilan internasional menghentikan penyelidikan kasus KM 50” merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

    https://rmol.id/politik/read/2026/02/09/696673/relawan-gigit-jari-gegara-jokowi-batal-wantimpres

    https://news-detik-com.cdn.ampproject.org/v/s/news.detik.com/berita/d-6257520/disebut-sebut-lagi-seiring-kasus-ferdy-sambo-ini-kronologi-kasus-km-50/

    https://www.facebook.com/share/17cyZ6BM1F/

    http://archive.today/q0aka

    Publish date : 2026-02-16

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.