Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Manipulated Content»[SALAH] Jokowi Terima Uang Pengadaan Iklan Bank BJB
    Manipulated Content

    [SALAH] Jokowi Terima Uang Pengadaan Iklan Bank BJB

    Jane DoePublish date2026-01-28
    Share
    Facebook

    Berita

    Pada Rabu (24/12/2025) akun Facebook “Sultan” membagikan foto [arsip] berupa tangkapan layar dari artikel berjudul:

    “Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, Presiden Joko Widodo Menerima Uang Pengadaan Iklan Bank BJB Dari Ridwan Kamil Sebesar 859 Miliar Dolar Amerika Serikat”.

    Hingga Rabu (28/1/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 340 tanda suka, 70-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 40 kali.

    HASIL CEK FAKTA

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “jokowi menerima uang pengadaan iklan bank bjb” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk memeriksa potret dalam unggahan. Penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dengan foto yang sama.

    TurnBackHoax lalu mencocokkan nama media serta tanggal terbit. Hasilnya, ditemukan artikel gelora.co “KPK Duga Lebih dari Satu Perempuan Terima Duit Korupsi Pengadaan Iklan BJB dari Ridwan Kamil”.

    Artikel yang tayang Rabu (24/12/2025) itu melaporkan bahwa KPK menduga terdapat lebih dari satu perempuan yang menerima aliran dana dari Ridwan Kamil dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021–2023.

    Sebagai informasi, dilansir dari kompas.com, dugaan penyimpangan dana iklan BJB terungkap dalam laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Maret 2024. KPK menduga ada upaya penggelembungan atau mark up pengadaan iklan dalam kasus korupsi di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau Bank BJB yang merugikan negara ratusan miliar.

    Pada Kamis (13/3/2025), KPK menetapkan 5 (lima) orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan iklan tersebut, yakni:

    • YR (Direktur Utama Bank BJB).
    • WH (Pimpinan Divisi Corporate Secretary sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen).
    • ID (Pengendali Agensi AM dan CKM).
    • S (Pengendali Agensi BSC dan WSBE).
    • SJK (Pengendali Agensi CKMB dan CKSB).

    KESIMPULAN

    Konten yang beredar adalah hasil suntingan dari artikel gelora.co “KPK Duga Lebih dari Satu Perempuan Terima Duit Korupsi Pengadaan Iklan BJB dari Ridwan Kamil”. Jadi, unggahan berisi klaim “Jokowi menerima uang dari pengadaan iklan Bank BJB” merupakan konten yang )/dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

    https://www.gelora.co/2025/12/kpk-duga-lebih-dari-satu-perempuan.html?m=1

    https://kpk.go.id/id/ruang-informasi/berita/kpk-tetapkan-5-tersangka-korupsi-pengadaan-iklan-di-bank-bjb

    https://nasional.kompas.com/read/2025/03/12/16515801/kpk-sebut-ada-mark-up-biaya-iklan-bank-bjb-negara-rugi-ratusan-miliar

    https://www.facebook.com/share/p/1DeLSWnMhs/

    http://archive.today/XIXoV

    Publish date : 2026-01-28

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.