Berita
SuaraJakarta.id - Belakangan ini beredar sebuah video di media sosial yang diklaim sebagai “detik-detik pesawat ATR jatuh karena power bank terbakar di tengah penerbangan”. Unggahan tersebut memicu kekhawatiran publik dan cepat dibagikan oleh banyak akun.
Beredar video dari akun TikTok “berita.indonesia143” pada Senin (19/1/2025). isinya memperlihatkan adanya api di kabin pesawat.
Unggahan disertai narasi:
“Gara-gara Powerbank Terbakar di Tengah Penerbangan
DETIK DETIK JATUH NYA PESAWAT ATR 400 YANG MENEWASKAN 143 PENUMPANG DAN 4 ORANG PRAMUGARI”
Hingga Jumat (23/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 20.500-an tanda suka, 383 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.110 kali.
Namun setelah ditelusuri, klaim itu tidak benar dan termasuk konten yang menyesatkan.
Video yang beredar bukanlah rekaman dari kecelakaan pesawat ATR Indonesia. Pemeriksa fakta dari Mafindo menemukan bahwa video tersebut berasal dari dokumentasi lama sebuah insiden di pesawat lain, di mana baterai lithium terbakar di kabin pesawat China Air dalam penerbangan dari Hangzhou menuju Incheon, Korea Selatan pada Oktober 2025.
Dengan kata lain:
Fakta Insiden yang Sebenarnya:
Belakangan, sebuah pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak saat terbang di wilayah Maros–Pangkep pada 17 Januari 2026. Namun, insiden ini bukan karena power bank terbakar di dalam kabin. Video yang dipakai sebagai bukti di unggahan viral tidak berkaitan dengan kejadian tersebut.
Beredar video dari akun TikTok “berita.indonesia143” pada Senin (19/1/2025). isinya memperlihatkan adanya api di kabin pesawat.
Unggahan disertai narasi:
“Gara-gara Powerbank Terbakar di Tengah Penerbangan
DETIK DETIK JATUH NYA PESAWAT ATR 400 YANG MENEWASKAN 143 PENUMPANG DAN 4 ORANG PRAMUGARI”
Hingga Jumat (23/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 20.500-an tanda suka, 383 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.110 kali.
Namun setelah ditelusuri, klaim itu tidak benar dan termasuk konten yang menyesatkan.
Video yang beredar bukanlah rekaman dari kecelakaan pesawat ATR Indonesia. Pemeriksa fakta dari Mafindo menemukan bahwa video tersebut berasal dari dokumentasi lama sebuah insiden di pesawat lain, di mana baterai lithium terbakar di kabin pesawat China Air dalam penerbangan dari Hangzhou menuju Incheon, Korea Selatan pada Oktober 2025.
Dengan kata lain:
Fakta Insiden yang Sebenarnya:
Belakangan, sebuah pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak saat terbang di wilayah Maros–Pangkep pada 17 Januari 2026. Namun, insiden ini bukan karena power bank terbakar di dalam kabin. Video yang dipakai sebagai bukti di unggahan viral tidak berkaitan dengan kejadian tersebut.
HASIL CEK FAKTA
KESIMPULAN
Video yang beredar berasal dari kejadian terbakarnya baterai lithium di penerbangan luar negeri, bukan kecelakaan ATR di Indonesia.
Sebaiknya masyarakat waspada terhadap klaim viral sebelum mempercayai atau membagikannya.
Tips untuk Cek Fakta Sebelum Berbagi
Sebaiknya masyarakat waspada terhadap klaim viral sebelum mempercayai atau membagikannya.
Tips untuk Cek Fakta Sebelum Berbagi
Publish date :

