Berita
SuaraJakarta.id - Sebuah video yang kini viral di berbagai platform media sosial mengklaim bahwa presiden sementara Venezuela telah mengumumkan bahwa negaranya akan berperang atau “melawan Amerika Serikat (AS)”. Unggahan ini tersebar cepat, lengkap dengan teks dramatis yang seakan-akan berasal dari pidato resmi pemimpin Venezuela.
Beredar video [arsip] dari akun TikTok “risman.putra7” pada Senin (05/01/2026), isinya memperlihatkan seseorang yang tengah berpidato disertai narasi:
Bakal Ramai Nih.! Presiden Sementara Venezuela Menegaskan, Akan Melawan Amerika dengan Segala Kemampuannya
Dalam video terdapat narasi:
“Today, the Bolivarian Republic of Venezuela declares a state of war with the United States of America. Their aggression has crossed every line. We will defend our sovereignty. Mr. President, are you seeking allies? We will stand”
Hingga Kamis (08/01/2026), konten itu mendapat lebih dari 32.000-an tanda suka, lebih dari 1.500 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 690 kali.
Sebagian netizen kemudian bereaksi keras, baik mendukung maupun mengecam klaim tersebut. Namun sebelum Anda percaya atau ikut menyebarkannya, simak dulu hasil cek fakta yang sebenarnya. Karena klaim itu ternyata tidak benar dan menyesatkan.
Unggahan viral itu menampilkan potongan video seseorang berpidato dan disertai narasi bahwa presiden sementara Venezuela menyatakan akan “melawan Amerika Serikat”. Narasi ini dibagikan luas di TikTok, Facebook, dan WhatsApp, menemani teks yang provokatif serta komentar yang berpotensi memicu kebingungan publik.
Tim pemeriksa fakta menemukan bahwa klaim tersebut tidak berdasar pada fakta nyata:
Karena itu, klaim bahwa presiden sementara Venezuela menyatakan akan “melawan AS” masuk dalam kategori hoaks atau konten menyesatkan.
Beredar video [arsip] dari akun TikTok “risman.putra7” pada Senin (05/01/2026), isinya memperlihatkan seseorang yang tengah berpidato disertai narasi:
Bakal Ramai Nih.! Presiden Sementara Venezuela Menegaskan, Akan Melawan Amerika dengan Segala Kemampuannya
Dalam video terdapat narasi:
“Today, the Bolivarian Republic of Venezuela declares a state of war with the United States of America. Their aggression has crossed every line. We will defend our sovereignty. Mr. President, are you seeking allies? We will stand”
Hingga Kamis (08/01/2026), konten itu mendapat lebih dari 32.000-an tanda suka, lebih dari 1.500 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 690 kali.
Sebagian netizen kemudian bereaksi keras, baik mendukung maupun mengecam klaim tersebut. Namun sebelum Anda percaya atau ikut menyebarkannya, simak dulu hasil cek fakta yang sebenarnya. Karena klaim itu ternyata tidak benar dan menyesatkan.
Unggahan viral itu menampilkan potongan video seseorang berpidato dan disertai narasi bahwa presiden sementara Venezuela menyatakan akan “melawan Amerika Serikat”. Narasi ini dibagikan luas di TikTok, Facebook, dan WhatsApp, menemani teks yang provokatif serta komentar yang berpotensi memicu kebingungan publik.
Tim pemeriksa fakta menemukan bahwa klaim tersebut tidak berdasar pada fakta nyata:
Karena itu, klaim bahwa presiden sementara Venezuela menyatakan akan “melawan AS” masuk dalam kategori hoaks atau konten menyesatkan.
HASIL CEK FAKTA
KESIMPULAN
Klaim bahwa presiden sementara Venezuela menegaskan akan melawan Amerika Serikat adalah SALAH dan menyesatkan.
Narasi tersebut tidak pernah disampaikan secara resmi oleh pemimpin Venezuela saat ini, dan video yang beredar telah diputarbalikkan atau dikaitkan dengan konteks yang salah.
Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?Informasi semacam ini bisa:
Tips Cek Fakta Sebelum Share
Narasi tersebut tidak pernah disampaikan secara resmi oleh pemimpin Venezuela saat ini, dan video yang beredar telah diputarbalikkan atau dikaitkan dengan konteks yang salah.
Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?Informasi semacam ini bisa:
Tips Cek Fakta Sebelum Share
Publish date :

