Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Fabricated Content»[SALAH] Australia Minta Kembali Bantuan saat Tsunami Aceh 2004
    Fabricated Content

    [SALAH] Australia Minta Kembali Bantuan saat Tsunami Aceh 2004

    Jane DoePublish date2025-12-29
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] pada Jumat (19/12/2025) dari akun Facebook “Lensa Warta” berisi narasi:

    “PM AUSTRALIA UNGKIT UNGKIT BANTUAN TSUNAMI ACEH UNTUK INDONESIA. AUSTRALIA MEMINTA KEMBALI BANTUAN SENILAI 13T TSUNAMI ACEH 2004. 

    WARGANET 1 : BARU SAYA PAHAM KENAPA PRESIDEN TAK MAU BANTUAN DARI LUAR

    WARGANET 2 : YANG TERIAK BENCANA NASIONAL PADA DIMANA?

    WARGANET 3 : INILAH KENAPA TIDAK ADA BANTUAN YANG GRATIS

    TOLAK BANTUAN ASING UNTUK SUMATERA, PRABOWO : TERIMAKASIH, KAMI MAMPU!”

    Per Senin (29/12/2025), unggahan tersebut telah mendapat 370-an tanda suka, 100-an komentar, dan dibagikan ulang 40-an kali oleh pengguna Facebook lainnya.


    HASIL CEK FAKTA

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Australia minta kembali bantuan senilai 13T tsunami Aceh 2004” di kolom pencarian Google. Penelusuran teratas mengarah ke pemberitaan antaranews.com “Korban tsunami siap kembalikan Rp13 triliun bantuan Australia”.

    Berita yang tayang Februari 2022 tersebut memuat masyarakat korban tsunami di Kabupaten Aceh Barat menyatakan siap mengembalikan bantuan Australia untuk Aceh senilai Rp13 triliun untuk rehab pasca tsunami 26 Desember 2004, karena merasa sakit hati terhadap pernyataan Perdana Menteri Tony Abbott yang mengungkit bantuan tersebut.

    Diketahui, Menteri Australia Tony Abbott meminta pembatalan hukuman mati dua warga negaranya sambil mengungkit bantuan dari negara itu kepada Indonesia saat terjadi tsunami di Aceh 2004. Permohonan grasi keduanya ditolak oleh Presiden Joko Widodo pada akhir Desember dan awal Januari.

    Meski begitu, tidak pernah ada permintaan resmi Australia untuk mengembalikan bantuan. Isu ini muncul akibat pernyataan politik yang mengungkit bantuan lama, lalu disalahartikan seolah-olah sebagai penagihan dana.

    KESIMPULAN

    Tidak ada pernyataan resmi Pemerintah Australia yang meminta atau menagih kembali bantuan yang diberikan untuk Indonesia saat tsunami Aceh 2004. Jadi, unggahan berisi klaim “Australia minta kembali bantuan saat tsunami Aceh 2004” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    https://www.facebook.com/share/r/17kLcSZ7qH/

    https://archive.ph/5BCOS

    https://www.antaranews.com/berita/481448/korban-tsunami-siap-kembalikan-rp13-triliun-bantuan-australia

    Publish date : 2025-12-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.