Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Ali Ngabalin Sebut Masyarakat Bodoh karena Dukung Menkeu Purbaya
    Misleading Content

    [SALAH] Ali Ngabalin Sebut Masyarakat Bodoh karena Dukung Menkeu Purbaya

    Jane DoePublish date2025-11-26
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Facebook “Arid Ridwan” pada Senin (20/10/2025) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “Secara mengejutkan Ali Mochtar Ngabalin sebut masyarakat 63g0 atau tT0lol

    ANDA TIDAK PANTAS DUDUK DI KURSI MENKEU PAK

    secara mengejutkan Ali mochtar Ngabalin secara blak-blakan singgung soal kinerja menkeu purbaya.

    “Saya heran, masyarakat ini bodoh atau tolol, dia belum bekerja apa2 untuk negara, ngapain masyarakat dukung dia terus” ucap Ngabalin”

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan postingan serupa dibagikan oleh akun Instagram “1detik.asia”.

    Per Rabu (26/11/2025), konten tersebut telah mendapat 413 tanda suka, menuai 2.200-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 93 kali.

    HASIL CEK FAKTA

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar konten yang menampilkan Ali Ngabalin menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke video di kanal YouTube Official iNews “Bocoran Ali Ngabalin Soal 1 Nama Calon Pendamping Jokowi - iNews Sore 30/07”. Konteks asli video yang tayang Senin (30/7/2018) ini adalah momen Ali Ngabalin yang saat itu menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama Staf Kepresidenan, berbicara mengenai calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “Ali Ngabalin sebut masyarakat bodoh karena dukung Purbaya” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dan pemberitaan, antara lain:

    • Berita fajar.co.id “Ngabalin Diserang E-flyer Palsu Soal Purbaya: Banyak yang Kepanasan Takut Kejahatannya Terbongkar”, tayang Kamis (16/10/2025). Berita tersebut berisi tanggapan Ali Ngabalin (sebagai politisi dari Partai Golkar) tentang poster bernarasi “Anda tidak pantas duduk di kursi Menkeu. Ia menegaskan poster tersebut merupakan hoaks.

    • Artikel turnbackhoax.id “[SALAH] Ali Ngabalin: Saya Lihat Menkeu Purbaya Tidak Profesional Menggunakan Jabatannya”, tayang Senin (20/10/2025). Artikel tersebut menyatakan bahwa klaim Ali Ngabalin yang mengatakan bahwa Menkeu Purbaya tidak profesional menggunakan jabatannya adalah hoaks.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Ali Ngabalin sebut masyarakat bodoh karena dukung Menkeu Purbaya”.

    KESIMPULAN

    Konteks asli video adalah momen Ali Ngabalin berbicara mengenai calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Unggahan video berisi klaim “Ali Ngabalin sebut masyarakat bodoh karena dukung Menkeu Purbaya” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    https://www.youtube.com/watch?v=TkRCG2dhWvA

    https://fajar.co.id/2025/10/16/ngabalin-diserang-e-flyer-palsu-soal-purbaya-banyak-yang-kepanasan-takut-kejahatannya-terbongkar/

    https://turnbackhoax.id/2025/10/20/salah-ali-ngabalin-saya-lihat-menkeu-purbaya-tidak-profesional-menggunakan-jabatannya/

    https://www.facebook.com/share/r/17qCpx7nRP/

    https://archive.ph/PLGEq

    https://www.instagram.com/reel/DP9MXEPk4Sk/

    https://archive.ph/w8gfz

    Publish date : 2025-11-26

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.