Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Connection»[SALAH] Suhu panas Kuwait melelehkan mobil dan lampu lalulintas
    False Connection

    [SALAH] Suhu panas Kuwait melelehkan mobil dan lampu lalulintas

    Jane DoePublish date2019-06-19
    Share
    Facebook

    Berita

    Narasi:

    “Kuwait recorded 63' temperature world record on earth on Saturday said newspaper AL QABAS See the level of destruction caused due to it #recordhightemperature”

    “On Saturday kuwait recorded the highest temperature in the world. Reaching 52.2 degrees Celsius in the shadows and 63 (145 F) degrees Celsius under direct sunlight, according to Al Qabas newspaper. In Saudi Arabia, the mercury rose to 55 degrees Celsius in Al Majmaah at noon.”

    “HEATWAVE EXCLUSIVE!!! Kuwait 2 days ago: over 50 degrees ?! Take a look at this photo …”

    “Kuwait and saudi arabia become hottest places on the earth”

    HASIL CEK FAKTA

    Pada Sabtu (9/6/2019), benar bahwa suhu Kuwait menjadi yang terpanas di dunia yakni 52,2 derajat celcius pada daerah berbayang, namun 63 derajat celcius pada paparan langsung matahari, sebagaimana dilaporkan media Al Qabas. . Bahkan suhu di wilayah Mitribach di Kuwait dilaporkan menyentuh angka hingga 54,3 derajat Celcius. Empat wilayah lainnya di Kuwait juga menjadi daerah paling panas termasuk Sulaibiya dengan 50,9 derajat Celcius, Jahra 50 derajat Celcius, Abdaly 49,6 derajat Celcius dan di wilayah Kuwait International Airport 49,5 derajat Celcius dikutip dari Gulf Business. Sementara di Saudi, terjadi panas hingga 55 derajat Celcius di Al Majmaah pada saat siang hari. Gelombang panas diprediksi masih akan terjadi walau tak reguler setiap hari sepanjang musim panas ini paling tidak hingga 21 Juni 2019 mendatang. Gelombang panas juga terjadi di Bahrain, Qatar dan Uni Emirat Arab.
    Satu orang dilaporkan tewas di Kuwait pada pekan lalu lantaran hawa dan gelombang panas yang ekstrem tersebut. Paramedis dan ambulans sempat memberikan pertolongan namun orang tersebut sudah tewas. Hasil forensik menunjukkan bahwa panas yang ekstrem merupakan penyebab kematiannya, dikutip dari Al Rai Daily.

    Foto mobil yang meleleh yang terdapat dalam video yang diunggah oleh KASAM NEWS TV pada 15 juni 2019 itu sesungguhnya terjadi di Arizona, Amerika Serikat yang meleleh karena kebakaran. Sebagaimana dilaporkan Tucson News Now , api itu muncul di sebuah rekonstruksi dekat Universitas Arizona pada 19 Juni 2018. Dalam video yang sama juga disertakan gambar lampu jalan yang meleleh yang dijelaskan terjadi karena cuaca panas yang terjadi di Kuwait. Menurut sebuah pemeriksaan yang dilakukan oleh portal pemeriksaan fakta Snopes pada bulan Agustus 2017, lampu-lampu jalan meleleh setelah sebuah mobil di sekitarnya terbakar. Insiden itu terjadi pada 2013.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://timesofindia.indiatimes.com/news/fact-check-did-cars-in-saudi-arabia-melt-due-to-high-temperature/articleshow/69827362.cms

    https://www.snopes.com/fact-check/62-degree-celsius-kuwait-tree-fire/

    https://bali.tribunnews.com/2019/06/17/timur-tengah-dihantam-cuaca-panas-benarkah-sampai-ban-mobil-traffic-light-di-kuwait-meleleh?page=3

    https://bali.tribunnews.com/2019/06/16/kuwait-dan-saudi-arabia-jadi-negara-terpanas-di-dunia-suhunya-capai-63-derajat-celcius

    https://www.viva.co.id/berita/dunia/1157502-kuwait-dan-saudi-alami-cuaca-terpanas-52-hingga-55-derajat-celcius

    Publish date : 2019-06-19

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.