Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[KLARIFIKASI] Video Penembakan di Tel Aviv Dibagikan Tanpa Konteks Lengkap
    CekFakta

    [KLARIFIKASI] Video Penembakan di Tel Aviv Dibagikan Tanpa Konteks Lengkap

    Jane DoePublish date2024-10-03
    Kompas
    Share
    Facebook

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video penembakan di dekat jalur kereta api. Narasi video mengeklaim, serangan itu terjadi di Tel Aviv, Israel.

    Lima belas orang disebut tewas dan terluka dalam insiden tersebut. Video itu beredar setelah Iran menyerang Israel pada Selasa (1/10/2024).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video dibagikan dengan narasi tidak lengkap yang berpotensi menimbulkan misinformasi.

    Video penembakan di deat jalur kereta api Tel Aviv dibagikan oleh akun Facebook ini pada Rabu (2/10/2024) dengan narasi sebagai berikut:

    Momen pertama serangan di Tel Aviv yang menyebabkan sedikitnya 15 zionis tewas dan luka

    Dalam video tersebut, tampak sejumlah pria dengan senjata api berjalan di dekat jalur kereta. Lalu, terdengar suara tembakan.

    HASIL CEK FAKTA

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video tersebut dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens.

    Hasilnya, video tersebut ditemukan dalam pemberitaan sebuah media Israel yang dipublikasikan pada Senin (1/10/2024).

    Pemberitaan itu menyebutkan, enam orang tewas dalam penembakan pada Senin petang. Dua orang pria bersenjata turun dari kereta dan mulai menembaki orang-orang di sekitar.

    Dilansir Washington Post, korban tewas dalam penembakan tersebut bertambah menjadi tujuh orang, dan 16 orang mengalami luka-luka.

    Menurut kepolisian setempat, dua pria bersenjata memasuki gerbong kereta yang berhenti dan melepaskan tembakan ke arah penumpang.

    Kemudian, mereka berjalan menuju Jerusalem Boulevard di Jaffa, dan menembaki orang yang lewat hingga dilumpuhkan oleh pihak berwenang dan warga yang menggunakan pistol pribadi.

    Petugas pertolongan pertama tiba di tempat kejadian tak lama setelah pukul 19:00 waktu setempat.

    Polisi menyebut kedua penembak adalah Muhammad Masek (19) yang tewas di tempat kejadian, dan Ahmed Himoni (25) yang terluka parah. Mereka bersenjatakan M16 dan pisau.

    Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, mengatakan serangan itu dilakukan oleh sayap militernya, Brigade Izzedine al-Qassam.

    Serangan terjadi sesaat sebelum Iran menembakkan rudal ke Israel pada Senin malam.

    Iran meluncurkan sekitar 180 rudal ke Israel sebagai balasan atas kematian sejumlah pemimpin kelompok perlawanan di Lebanon dan Palestina, yang merupakan sekutu Iran.

    Rekaman yang ditayangkan oleh TV Israel menunjukkan beberapa rudal terbang di atas wilayah Tel Aviv sebelum pukul 19:45 waktu setempat.

    KESIMPULAN

    Tim Cek Fakta Kompas.com memberikan konteks yang lebih lengkap dari video penembakan di dekat jalur kereta api Tel Aviv untuk menghindari timbulnya misinformasi.

    Insiden itu terjadi pada Senin (1/10/2024) petang, sesaat sebelum Iran menembakkan ratusan rudal ke Israel sekitar pukul 19:45 waktu setempat.

    Serangan di jalur kereta api dilakukan oleh dua anggota sayap militer Hamas, dan menewaskan tujuh orang serta melukai 16 lainnya.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/61560683768471/videos/536228799013534/

    https://www.bhol.co.il/news/1675413

    https://www.washingtonpost.com/world/2024/10/02/tel-aviv-shooting-knife-attack-jaffa-killed/

    https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/10/02/143400982/fakta-seputar-serangan-iran-ke-israel-pada-1-oktober

    https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D

    Publish date : 2024-10-03

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.