Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[KLARIFIKASI] Tidak Benar Sapi di Rumah Pemotongan Hewan Surabaya Mati Ditembak
    CekFakta

    [KLARIFIKASI] Tidak Benar Sapi di Rumah Pemotongan Hewan Surabaya Mati Ditembak

    Jane DoePublish date2024-09-27
    Kompas
    Share
    Facebook

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang diklaim menampilkan sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pegirian, Surabaya, Jawa Timur mati dengan cara ditembak kepalanya.

    Video itu disebarluaskan di media sosial. Namun, setelah ditelusuri video tersebut salah konteks dan disebarkan dengan informasi keliru.

    Video sapi di RPH Pegirian, Surabaya mati dengan cara ditembak muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini dan ini.

    Akun tersebut membagikan video yang memperlihatkan seorang pria menembakkan sebuah alat ke kepala sapi. Tidak lama, sapi tersebut kemudian tersungkur.

    Salah satu akun menuliskan keterangan dengan narasi:

    Hati2 pengkonsumsi daging penyembelihan yg tidak sesuai Syariat Islam.

    Akibat kurang kontrol dari Pemerintah. RPH PEGIRIAN MILIK BUMD SURABAYA jatuhnya Bisa Haram jika dikonsumsi umat Islam karena tdk disembelih sesuai Syariat Islam

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim sebagai penyembelihan di RPH Pegirian Surabaya dengan cara ditembak

    HASIL CEK FAKTA

    Sebagaimana pemberitaan Kompas.com, Direktur Utama RPH Surabaya Fajar Arifianto Isnuroho menyebutkan bahwa video tersebut tidak disertai konteks yang lengkap sehingga menyesatkan masyarakat. 

    Menurut Fajar, sapi dalam video sedang melalui proses pemingsanan (stunning). Ini merupakan sebuah metode untuk memudahkan penyembelihan sapi impor. 

    "Saya menyatakan bahwa video itu tidak sepenuhnya benar, karena tidak menampilkan keseluruhan proses," kata Fajar di Surabaya, Kamis (26/9/2024).

    Fajar menjelaskan,  setelah sapi pingsan akibat stunning, penyembelihan kemudian dilakukan sesuai kaidah syariat oleh Juru Sembelih Halal (Juleha) RPH.

    Sementara, terkait darah yang terlihat dalam video, Fajar menuturkan bahwa darah tersebut adalah hasil penyembelihan sapi setelah proses pemingsanan.

    "Jadi, setelah sapi dipingsankan, langsung dilakukan penyembelihan, bukan mati ditembak seperti yang ditafsirkan dalam video," ujar dia.

    Menurut Fajar, orang yang terekam dalam video sudah tidak lagi bekerja di RPH Pegirian, Surabaya.

    Salah satu dari mereka adalah anggota tim stunner yang bekerja atas dasar kerja sama antara RPH dengan pemasok sapi BX dari Australia.

    KESIMPULAN

    Video sapi di RPH Pegirian, Surabaya mati dengan cara ditembak merupakan konten yang disebar dengan informasi yang keliru.

    Faktanya, video itu adalah proses pemingsanan (stunning), sebuah metode yang untuk memudahkan penyembelihan sapi impor.

    Setelah sapi pingsan, penyembelihan kemudian dilakukan sesuai kaidah syariat oleh Juru Sembelih Halal RPH.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1053391263463854&id=100063789708979&mibextid=oFDknk&rdid=uDO3eC9XXhLVfzrE

    https://www.facebook.com/groups/628234268191282/permalink/1255094158838620/?mibextid=oFDknk&rdid=fSL7JbiOvhRY43ps&share_url=

    https://https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fshare%2Fv%2FciBePyoJhBVoKn2r%2F%3Fmibextid%3DoFDknk

    https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=566755355701144&id=100071000520488&mibextid=oFDknk&rdid=wuRoxzyaWKDkrN8V

    https://surabaya.kompas.com/read/2024/09/26/161954378/soal-video-penembakan-sapi-rph-surabaya-ungkap-kejadian-sebenarnya

    https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D

    Publish date : 2024-09-27

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.