Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] LPG Ukuran 3 KG Bocor Berisikan Air Dingin, Bukan Gas
    Misleading Content

    [SALAH] LPG Ukuran 3 KG Bocor Berisikan Air Dingin, Bukan Gas

    Jane DoePublish date2024-09-27
    Share
    Facebook

    Berita

    [NARASI]:
    “Gas nih di pasang malah keluar kayak es batu, dingin. Malah meledak dek. Masa isinya kayak begini, akhirnya dipasang untung nggak meledak. Ini dingin kayak ada batu es, ada campuran air es. Masa gas begini, gasnya dingin keluar uap. Ini dikasih air es. Biar cepet laku, dikasih air trus dijualin. Jadi takut saya pasang gas. Tabungnya jadi membeku.”

    HASIL CEK FAKTA

    Artikel disadur dari Kompas.com.
    Beredar sebuah video di kanal Tiktok dengan nama akun Sod_212 yang berisikan narasi mengenai kebocoran gas elpiji tiga kilogram. Isi dari gas bocor tersebut diklaim berisi air es dan ditakutkan meledak.Dilansir dari klarifikasi yang didapat oleh Kompas.com, PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa isi dari gas elpiji merupakan gas berbentuk cair atau liquefied petroleum gas (LPG). Gas memang sengaja dicairkan dengan tekanan tertentu dengan campuran senyawa yang telah disesuaikan dengan spesifikasi minyak dan gas yang berlaku.Faktanya, isi dalam gas tidak berisi air es, tetapi komponen utama Propana (C3H8) dan Butana (C4H10). Gas alam atau gas Bumi ini tidak memiliki bau, tidak berwarna, tidak berasa, mudah terbakar, dan memiliki tingkat racun yang sangat sedikit. Bahkan senyawa yang terkandung di gas elpiji telah diatur melalui Keputusan Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Nomor 116.K/10/DJM/2021 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Gas Jenis Liquefied Petroleum Gas yang Dipasarkan di Dalam Negeri. Gas bocor yang ditakutkan meledak ini, diklaim tidak akan menyemburkan api jika tidak ada sumber pemantik sehingga dilarang untuk mengeluarkan isi dalam tabung gas.Tabung gas mendingin dikarenakan ketika gas elpiji yang bertekanan tinggi di dalam tabung dilepaskan, tekanan gas menurun drastis saat mengalir keluar. Proses penurunan tekanan ini menyebabkan gas mengembang dan menyerap panas dari lingkungan sekitarnya, termasuk permukaan tabung. Gas elpiji menyerap panas untuk mengembang, permukaan tabung menjadi dingin. Udara di sekitar tabung yang mengandung uap air akan mengembun ketika bersentuhan dengan permukaan tabung yang dingin, membentuk embun.Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai gas elpiji yang berisi air dan bukan gas adalah informasi yang tidak valid dan tidak terbukti.

    KESIMPULAN

    Faktanya, tabung gas elpiji memang berisi gas berbentuk cair dan tidak menyemburkan api. Gas elpiji yang mengandung Liquefied Petroleum Gas tersebut dicairkan dengan tekanan tertentu sehingga dapat digunakan menjadi bahan bakar.

    Rujukan

    https://www.kompas.com/tren/read/2024/06/14/063000065/penjelasan-pertamina-soal-tabung-elpiji-3-kg-disebut-berisi-air?page=all

    https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/06/18/160900882/-klarifikasi-elpiji-3-kg-berisi-gas-yang-dicairkan-bukan-air-dingin

    https://turnbackhoax.id/2024/04/24/salah-gas-lpg-3kg-berisi-air/

    Publish date : 2024-09-27

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.