Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[KLARIFIKASI] Agenda Imunisasi 2030 Dipahami Secara Keliru
    CekFakta

    [KLARIFIKASI] Agenda Imunisasi 2030 Dipahami Secara Keliru

    Jane DoePublish date2024-09-13
    Kompas
    Share
    Facebook

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar unggahan di media sosial berupa poster yang bersumber dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai Agenda Imunisasi 2030.

    Poster itu disebarkan dalam bentuk video. Narasi dalam video menyebutkan, Agenda Imunisasi 2030 akan mengurangi 50 persen anak yang tidak menerima semua vaksin.

    Target itu dikaitkan dengan agenda tatanan dunia baru yang mewajibkan banyak vaksinasi.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, agenda tersebut dipahami secara keliru.

    Agenda Imunisasi 2030 dikaitkan dengan tatanan dunia baru yang mewajibkan banyak vaksinasi, disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 3 September 2024:

    AGENDA SUDAH TERPAMPANG NYATAFOKUS PADA POIN KE 3

    BISMILLAH, KITA AKAN BERPERANG HEBAT DENGAN AKAL SEHAT...===========

    Pada tahun 2030, Agenda Imunisasi bertujuan untuk:

    HASIL CEK FAKTA

    Poster yang beredar memang dibuat oleh WHO. Seperti yang diunggah di sini.

    Poster berisi terget Agenda Imunisasi 2030, meliputi:

    Agenda Imunisasi 2030 atau IA2030 merupakan strategi dan inisiasi global untuk mengkampanyekan vaksinasi.

    WHO diminta untuk memimpin IA2030, sementara pemangku kepentingan bersama-sama menciptakan dan mengembangkan vaksin.

    IA2030 dirancang untuk kepentingan masing-masing negara, terlepas dari tingkat pendapatan atau geografi.

    Strategi ini bersifat rekomendasi dan tidak mengikat, sehingga penerapannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara.

    Narasi yang beredar menggambarkan, seolah 500 vaksin baru wajib diberikan.

    Poster tersebut menggarisbawahi poin pada poster tatanan dunia baru, mengenai "kewajiban banyak vaksinasi" oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Agenda Tim Cek Fakta Kompas.com telah menelusuri kebenaran narasi dalam poster. PBB membantah seluruh poin agenda yang beredar di media sosial.

    KESIMPULAN

    Agenda Imunisasi 2030 dipahami secara keliru. Agenda tersebut tidak bersifat mengikat, melainkan rekomendasi dari inisiasi global.

    Agenda Imunisasi 2030 dikaitkan dengan konspirasi mengenai agenda tatanan dunia, yang telah dibantah oleh PBB sebelumnya.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/Terracotta.yy503/videos/7967542953372283

    https://www.facebook.com/100074112581984/videos/7715258261913438/

    https://www.facebook.com/reel/877058240818292

    https://www.who.int/images/default-source/departments/immunization-ivb/immunization-agenda-2030/ia2030-targets-ig.jpg?sfvrsn=ea325e97_5

    https://cdn.who.int/media/docs/default-source/immunization/strategy/ia2030/ia2030_frameworkforactionv04.pdf?sfvrsn=e5374082_1&download=true

    https://cdn.who.int/media/docs/default-source/immunization/strategy/ia2030/ia2030-draft-4-wha_b8850379-1fce-4847-bfd1-5d2c9d9e32f8.pdf?sfvrsn=5389656e_69&download=true

    https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/03/04/173600982/-hoaks-agenda-pbb-soal-tata-dunia-baru-dari-vaksinasi-hingga-depopulasi?page=all

    https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D

    Publish date : 2024-09-13

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.