Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[HOAKS] Pisang Somalia Mengandung Cacing yang Sebabkan Kematian
    CekFakta

    [HOAKS] Pisang Somalia Mengandung Cacing yang Sebabkan Kematian

    Jane DoePublish date2024-06-20
    Kompas
    Share
    Facebook

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video mengenai pisang impor asal Somalia mengandung cacing berbahaya yang dapat mengakibatkan kematian.

    Video yang beredar menampilkan benda menyerupai cacing dalam buah pisang.

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi mengenai pisang impor dari Somalia mengandung cacing berbahaya yang menyebabkan kematian disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    "Waspada pisang dri Somalia...," tulis salah satu akun, pada Rabu (12/6/2024).

    Narator video menyebutkan, terdapat 500 ton pisang yang dikirim dari Somalia.

    Seseorang yang memakan pisang itu akan mengalami diare, mual, muntah, sakit kepala, bahkan kematian.

    Berikut teks yang terdapat dalam video berdurasi 2 menit 5 detik tersebut:

    AWWAAASS...!! INI PISANG IMPORT dari SOMALIA MENYIMPAN RACUN HELICOBACTER BENTUK CACING.

    TELITI BELI PISANG di PASAR MANA PUN; TANDAI CIRI PISANG dari NEGERI SOMALIA INI. KUPAS KULIT - LIAT ISI DAGING PISANG SEBELUM DIMAKAN, Yaaa. HINDARI SAKIT & KEMATIAN, AKIBAT TELAH MENELAN RACUN PISANG INI.

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan data Banana Market Analysis 2023 yang diterbitkan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Ekuador, Filipina, Kosta Rika, Guatemala, Kolombia, dan Republik Dominika merupakan eksportir pisang terbesar di dunia.

    Sementara, eksportir pisang terbesar di Afrika adalah Pantai Gading dan Kamerun, yang sebagian besar dikirim ke Eropa.

    Namun, tidak terdapat catatan mengenai Somalia, sehingga, klaim mengenai impor pisang 500 ton dari Somalia terbantahkan.

    Dikutip dari situs web Somali Agriculture Technical Group, Somalia sempat menjadi pusat ekspor pisang, terutama bagi Italia dan negara-negara di Timur Tengah.

    Setelah perang saudara pada 1991 dan dampak El Nino, ekspor pisang di Somalia berkurang.

    Sampai saat ini, sektor pisang belum mencapai potensi maksimalnya dalam menjamin ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja, dan pendapatan ekspor Somalia.

    Isu soal pisang asal Somalia berbahaya merupakan hoaks berulang yang telah dibantah oleh Kompas.com sejak 2021.

    Isu serupa beredar di Malaysia, Afrika Selatan, Arab, dan Uni Emirat Arab.

    Otoritas negara-negara tersebut telah membantah adanya cacing dalam pisang yang diimpor dari Somalia.

    Misalnya, bantahan dari Otoritas Pertanian dan Keamanan Pangan Abu Dhabi yang dimuat oleh UAE BARQ.

    "Helicobacter merupakan jenis bakteri dan bukan jenis cacing. Tidak ada siklus hidup cacing sebesar itu dalam buah yang ditunjukkan dalam video," tulis Otoritas Pertanian dan Keamanan Pangan Abu Dhabi.

    Helicobacter bukanlah cacing atau parasit, melainkan bakteri.

    Dilansir Healthline, salah satu jenis yang paling terkenal yakni bakteri Helicobacter pylori, yang sering menginfeksi anak-anak.

    Bakteri ini dapat memicu gangguan pencernaan, seperti maag dan tukak lambung.

    Bakteri Helicobacter pylori bisa hilang dengan pengobatan. Namun, banyak pula penderita yang tetap hidup dengan Helicobacter pylori.

    Dampak penyakit akibat infeksi bakteri ini tergantung seberapa cepat penyakit tersebut didiagnosis dan langkah pengobatannya.

    Sangat sedikit orang yang terkena infeksi Helicobacter pylori akan menderita kanker perut, bahkan kematian.

    Bakteri ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang seperti dalam video. Pengamatan Helicobacter pylori hanya dapat dilakukan melalui mikroskop.

    "Anda hanya bisa melihatnya di bawah mikroskop," kata ahli infeksi di Rumah Sakit Barros Luco di Chili Ignacio Silva dan akademisi di Universitas Santiago, dikutip dari AFP.

    Benda menyerupai cacing dalam video yang beredar kemungkinan besar adalah serat yang mengalami masalah pematangan.

    Ahli agronomi Ekuador dari Sekolah Tinggi Insinyur Pertanian Pichincha, Fabricio Loyola mengatakan kepada AFP, tidak mungkin pertumbuhan cacing atau larva dapat sebesar itu dalam sebuah pisang.

    Ia menuturkan, benda menyerupai cacing dalam video merupakan serat.

    “Ketika pisang dipaksa matang ketika proses pematangannya dipercepat, bagian putih dan dapat dimakan dari buah tidak mencapai kadar gula yang memadai dan menjadi jaringan berserat,” Loyola.

    KESIMPULAN

    Video pisang impor dari Somalia mengandung cacing berbahaya yang menyebabkan kematian merupakan hoaks berulang sejak 2021.

    Benda menyerupai cacing dalam video adalah serat pisang yang mengalami masalah pematangan.

    Ekspor pisang dari Somalia berkurang setelah perang saudara pada 1991 dan dampak El Nino.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/irwab.irwab.311/videos/1182096222811262

    https://www.facebook.com/reel/363508583504404

    https://www.facebook.com/ropiah.piah.184/videos/2241135119560764

    https://openknowledge.fao.org/server/api/core/bitstreams/db25a6ba-e947-4755-b5f0-cb1ee643f266/content

    https://satg.org/banana-in-somalia/

    https://www.kompas.com/tren/read/2021/11/25/143638365/hoaks-pisang-dari-somalia-mengandung-cacing-bisa-menyebabkan-kematian?page=all

    https://www.facebook.com/mydoaHQ/posts/255092633310999

    https://web.archive.org/web/20211111073908/

    https://www.gov.za/speeches/agriculture-warns-public-about-fake-news-regarding-bananas-containing-helicobacter-imported

    https://www.timeslive.co.za/news/consumer-live/2021-11-09-its-bananas-dont-fall-for-scaremongering/?utm_source=helicobacter-in-bananas-from-somalia-fact-check&utm_medium=link_in_story

    https://twitter.com/UAE_BARQ_EN/status/1455153102189903876

    https://twitter.com/hashtag/ADAFSA?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw

    https://twitter.com/hashtag/UAE_BARQ_EN?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw

    https://t.co/QdQZ2K83Qm

    https://twitter.com/UAE_BARQ_EN/status/1455153102189903876?ref_src=twsrc%5Etfw

    https://www.healthline.com/health/helicobacter-pylori#prevention

    https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.9RV6Q9

    https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D

    Publish date : 2024-06-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.