Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[HOAKS] Seorang Ibu di AS Disuntik Mati karena Telantarkan Anaknya
    CekFakta

    [HOAKS] Seorang Ibu di AS Disuntik Mati karena Telantarkan Anaknya

    Jane DoePublish date2024-05-22
    Kompas
    Share
    Facebook

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang diklaim memperlihatkan seorang ibu di Amerika Serikat disuntik mati karena menelantarkan anaknya sampai meninggal. 

    Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Sebagai konteks, pada Maret 2024, seorang ibu di negara bagian Ohio, AS, Kristel Candelario, dijatuhi hukuman seumur hidup karena menelantarkan anaknya sampai meninggal.

    Candelario pergi berlibur ke Puerto Rico selama 10 hari dan meninggalkan bayi berusia 16 bulan di rumahnya.

    Narasi soal seorang ibu disuntik mati karena menelantarkan anaknya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Akun tersebut membagikan video beberapa petugas sedang memborgol seorang perempuan di sebuah ranjang. Video itu diberikan keterangan demikian:

    Masih ingat dgn kasus baby jaiylin yg tew@s karna ditinggal ibu nya liburan 10 hari, kini ibu nya di jatuhi hukuman suntik mat1

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook, narasi yang mengeklaim ibu di Amerika Serikat yang menelantarkan anaknya disuntik mati

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarakan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube ini berjudul "Jail Video Gloria DR18038106 3".

    Kemudian terdapat link pemberitaan di laman Phoenix New Times yang memberikan keterangan bahwa perempuan itu bernama Valentina Gloria, warga AS.

    Ia didiagnosis menderita penyakit mental serius dan ditahan karena tuduhan melakukan penyerangan.

    Dalam artikel disebutkan, video tersebut diambil saat Valentina ditahan di Penjara Lower Buckeye pada 2018.

    Saat itu petugas melepas borgol yang terpasang di tangan dan kaki Valentina karena hendak  ke kamar mandi. 

    Kemudian saat akan kembali diborgol, Valentina panik. Dia terisak dan gemetar selama proses berlangsung.

    Ketika sedang memasang borgol di kaki kanannya Valentina meludah, sehingga petugas memasang penutup kepala.

    Dalam artikel juga disebutkan, kasus Valentina memberikan contoh bagaimana sistem hukum di Amerika mengkriminalisasi orang dengan penyakit mental. 

    Sehingga dapat dipastikan bahwa video tersebut bukan proses suntik mati kepada Kristel Candelario, seorang ibu yang menelantarkan anaknya hingga tewas. 

    Dilansir dari NBC News, Candelario dijatuhi hukuman seumur hidup karena tindakannya itu. 

    Candelario beralasan mengalami masalah mental sehingga meninggalkan anaknya selama 10 hari untuk berlibur.  

    Pengacara Candelario mengatakan, mereka ingin agar pengadilan mempertimbangkan kondisi mental kliennya dalam pengajuan banding atas vonis hukuman seumur hidup.

    KESIMPULAN

    Narasi mengenai seorang ibu disuntik mati karena menelantarkan anaknya adalah hoaks.

    Peremuan dalam video adalah Valentina Gloria, warga AS yang didiagnosis menderita penyakit mental serius dan ditahan karena tuduhan melakukan penyerangan.

    Sementara, perempuan yang menelantarkan anaknya bernama Kristel Candelario. Ia dijatuhi hukuman seumur hidup karena perbuatannya.

    Rujukan

    https://web.facebook.com/watch/?ref=search&v=419808570903379&external_log_id=0d4b83f6-39f6-4055-b13a-214c205d9f48&q=Masih%20ingat%20dgn%20kasus%20baby%20jaiylin&_rdc=1&_rdr

    https://web.facebook.com/elin.loviana/posts/468255152210094/?_rdc=1&_rdr

    https://web.facebook.com/watch/?v=635635122111028&ref=sharing&_rdc=1&_rdr

    https://www.youtube.com/watch?v=ir7Z0QRDCuM&t=517s

    https://www.phoenixnewtimes.com/news/mentally-ill-arizona-woman-remains-in-jail-for-spitting-11346829

    https://www.nbcnews.com/news/latino/ohio-mother-death-toddler-left-alone-vacation-rcna144461

    https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D

    Publish date : 2024-05-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.