Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Clarification»REDAKSI LIPUTAN 6 SCTV: “Tidak Pernah Revisi Quick Count”
    Clarification

    REDAKSI LIPUTAN 6 SCTV: “Tidak Pernah Revisi Quick Count”

    Jane DoePublish date2019-04-22
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita

    Redaksi Liputan 6 SCTV mengklarifikasi perihal dengan munculnya sebuah gambar yang di dalamnya menampilkan seorang presenter dan sebuah infografis exit poll dari Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi dengan perolehan suara untuk pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf sebesar 42,8 persen dan pasangan Prabowo-Sandi sebesar 55,4 persen. Dalam pesan yang beredar, pembuat pesan menyebut bahwa SCTV telah merevisi info dari hasil Pilpres.

    Berikut bunyi pesan yang tersebar di media sosial Facebook dan juga Whatsapp:

    Gugat Quick Count

    Alhamdulillah, bbrp TV yg Tdk berFihak kepd Paslon 02/ PS,
    Telah meNiadakan
    TAMPILAN QC / Hitung Cepat
    In syaa Allah, di Semua Media TV

    Karena meNYlEBAR kan KeBohongan Publik.

    Atas Desakan,
    Peringatan KPI (Komisi Penyiaran Ind.), serta Somasi dari PENGACARA BPN & SEMUA PIHAK

    SCTV TV siang ini pkl 12.30, sdh meRevisi info hasil pilpres, sbb : Joko-MA 42,8%. PAS-SANDI 55,4%.

    KeKhawatiran Serius utk di PIDANAkan karena menyiarkan Data Palsu dan KeBohongan Publik.

    Hari ini jam 11 di Bareskrim sdh ajukan semua QC & semua TV penayang QC ke Pengadilan.

    APIB,

    Mohon di Inform kan kepd Seluruh Rakyat Indonesia.

    Dari hasil penelusuran yang didapat, diperoleh dua sumber yang menyebut bahwa SCTV telah merevisi hasil info hitung cepat Pilpres yakni dari media sosial Facebook dan pesan berantai Whatsapp. Memiliki narasi yang serupa, baik sumber yang diperoleh dari Facebook dan juga Whatsapp menyebut jika SCTV telah merevisi hasil perhitungan Pilpres.

    Menanggapi hal tersebut, pihak terkait yakni redaksi Liputan 6 SCTV langsung melakukan klarifikasi. Dalam klarifikasnya baik melalui media daring dan juga televisi, redaksi Liputan 6 SCTV menyatakan tidak pernah merevisi info hasil hitung cepat maupun exit poll pada program Liputan 6 siang SCTV edisi Kamis 18 April 2019.

    “Pada tayangan tersebut, redaksi menampilkan beberapa infografis terkait cara kerja hitung cepat dan exit poll. Layar pertama menampilkan metode quick count. Layar kedua, hasil quick count enam lembaga survei terkait pilpres. Kemudian layar ketiga, hasil exit poll Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi,” demikian penjelasan Redaksi Liputan 6 SCTV.

    Selain itu, redaksi Liputan 6 SCTV juga menyatakan bahwa tayangan berita utuh dengan durasi 3 menit tersebut, kemudian direkam dan juga ditangkap layar hanya pada bagian exit poll versi BPN saja dan kemudian disebarkan. Dalam penjelasannya pihak redaksi Liputan 6 SCTV menjelaskan bahwa potongan video dan tangkapan layar tersebut telah disalahgunakan dan dibuat seolah Liputan 6 merevisi hasil quick count sejumlah lembaga survey yang menyatakan keunggulan pasangan Jokowi-Ma’ruf.

    Tak hanya mengklarifikasi, redaksi Liputan 6 SCTV juga menjelaskan versi utuh dari berita yang mereka tayangkan tersebut. Pada Kamis 18 April 2019, presenter SCTV Jati Darma tengah menjelaskan mengenai ramainya perbincangan mengenai hasil hitung cepat Pilpres 2019 yang dilakukan sejumlah lembaga survei. Kemudian, adanya perbedaan dengan survei yang dilakukan internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

    Berita Liputan 6 SCTV kemudian menampilkan grafis mengenai 6 lembaga survei yang merilis hasil hitung cepatnya.

    Lembaga survei SMCR dengan data masuk 97 persen menyatakan, pasangan 01: 54,52 persen, pasangan 02: 45,48 persen.

    Lembaga Indo Barometer dengan suara masuk 99,67 persen menyatakan pasangan 01: 54,32 persen, pasangan 02: 45,68 persen.

    Lembaga CSIS dan Cyrus Network dengan data masuk 98,15 persen menyatakan pasangan 01: 55,59 persen, pasangan 02: 44,41 persen.

    Libtang Kompas dengan data masuk 97 persen menyatakan, pasangan 01: 54,52 persen, pasangan 02: 45,48 persen.

    Kemudian Charta Politika dengan data masuk 98,6 persen menyatakan, pasangan 01: 54,32 persen, pasangan 02: 45,68 persen.

    Lembaga Poltracking dengan data masuk 99,3 persen menyatakan, pasangan 01: 54,87 persen, pasangan 02: 45,13 persen.

    Tayangan kemudian menampilkan Exit Poll Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi. Dalam perhitungan BPN, Jokowi-Ma’ruf mendapat 42,8 persen dan pasangan Prabowo-Sandiaga 55,4 persen.

    HASIL CEK FAKTA

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.liputan6.com/pilpres/read/3945748/redaksi-liputan-6-sctv-tidak-pernah-revisi-quick-count-stop-sebar-hoaks

    https://turnbackhoax.id/2019/04/19/benar-redaksi-liputan-6-sctv-tidak-pernah-revisi-quick-count/

    Publish date : 2019-04-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.