Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[HOAKS] Lupus pada Anak Belasan Tahun Dikaitkan dengan Vaksin
    CekFakta

    [HOAKS] Lupus pada Anak Belasan Tahun Dikaitkan dengan Vaksin

    Jane DoePublish date2024-01-25
    Kompas
    Share
    Facebook

    Berita

    KOMPAS.com - Di sebuah unggahan, beredar narasi yang menyatakan penyakit lupus pada anak usia belasan dikaitkan dengan vaksin atau program imunisasi.
    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.
    Informasi soal penyakit lupus pada anak usia belasan dikaitkan dengan vaksin, disebarkan oleh akun Facebook ini pada Selasa (23/1/2024).
    Berikut narasi yang ditulis pengunggah:
    Terbayang lupus d idap oleh anak usia belasan tahun?
    Kasus lupus yang masuk ke kelas autofagi semakin melonjak. Rata2 baru mendapat lupus setelah riwayat fucksin.
    Apakah lupus tersebut hanya d kulit saja tidak sampai k organ??
    Lupus bukanlah penyakit yang disebabkan oleh vaksinasi.
    Dilansir Mayo Clinic, lupus disebabkan oleh berbagai kombinasi kondisi, seperti lingkungan, genetik, hormon, infeksi, dan penggunaan obat dalam jangka lama.
    Adapun faktor yang dapat meningkatkan risiko lupus, antara lain:
    Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi, MEpid memastikan informasi yang beredar di media sosial tidak benar atau hoaks.
    Faktanya, vaksin dirancang untuk membentuk sistem kekebalan tubuh.
    "Mekanisme vaksin adalah bekerja dengan sistem kekebalan tubuh dan menimbulkan memori tentang sebuah bakteri, virus, atau jamur serta cara melawannya," kata Nadia kepada Kompas.com, Rabu (24/1/2024).
    Vaksin yang didistribusikan kepada masyarakat dijamin aman dan memberikan perlindungan dari berbagai penyakit menular.
    "Vaksinasi juga sudah melalui uji keamanan termasuk dampaknya, sehingga pasti sudah aman untuk diberikan," ujarnya.
    Kendati demikian, orang dengan kelainan autoimun harus melalui pemeriksaan untuk memastikan apakah kondisinya aman untuk mendapat suntikan vaksin.
    "Pada orang yang memiliki kelainan autoimun memang perlu dilakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah bisa diberikan vaksinasi," kata Nadia.

    HASIL CEK FAKTA

    KESIMPULAN

    Narasi soal penyakit lupus pada anak usia belasan dikaitkan dengan vaksin merupakan hoaks.
    Lupus tidak disebabkan oleh vaksin, melainkan disebabkan oleh berbagai kombinasi kondisi, seperti lingkungan, genetik, hormon, infeksi, dan penggunaan obat dalam jangka lama.
    Kemenkes memastikan vaksin yang diberikan kepada masyarakat aman dan memberi perlindungan terhadap penyakit menular.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02byDTJWxKf48p7V4P4Yi42g1KMHFKmFGeGEsn4dx9p6CAoZQ6iu7a4vt61KwC8kXcl&id=100083826821322

    https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lupus/symptoms-causes/syc-20365789

    https://t.me/kompascomupdate

    Publish date : 2024-01-25

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.