Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[HOAKS] Prabowo Ditangkap dan Terancam Gagal Maju Pilpres
    CekFakta

    [HOAKS] Prabowo Ditangkap dan Terancam Gagal Maju Pilpres

    Jane DoePublish date2024-01-10
    Kompas
    Share
    Facebook

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah unggahan di media sosial mengeklaim, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto ditangkap aparat.
    Dalam unggahan itu juga disebutkan, Prabowo terancam gagal maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 
    Namun, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
    Narasi soal Prabowo ditangkap aparat dan terancam gagal maju pilpres muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini (arsip). 
    Akun tersebut membagikan video berdurasi 7 menit 33 detik pada 9 Januari 2024 dengan judul:
    M3ngg3mp4rk4n dunia prabowo tiba-tiba dit4ngk4p gara - gara ini prabowo t3r4nc4m batal nyapres.
    Kemudian pada thumbnail video terdapat keterangan demikian:
    BREAKING NEWS
    PRABOWO TIBA-TIBA DITANGKAP
    GARA-GARA INI PRABOWO TERANCAM BATAL NYAPRES..!!
    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Prabowo ditangkap dan terancam gagal maju di Pilpres 2024

    HASIL CEK FAKTA

    Video tersebut menampilkan beberapa klip yang tidak terkait dengan narasi Prabowo ditangkap dan terancam gagal maju pilpres.
    Sebagian besar klip hanya menampilkan pendapat dari pemerhati sosial dan politik, Rudi S Kamri di YouTube ini. 
    Dalam video itu, Rudi memaparkan pendapatnya soal anggapan bahwa Prabowo tidak bisa menjawab pertanyaan dengan baik dalam debat, pada Minggu (7/1/2024).
    Menurut dia, Prabowo keteteran saat diserang oleh Anies dan Ganjar dengan data. 
    Sementara, klip lain yang menampilkan Prabowo identik dengan video di kanal YouTube Kompas TV ini.
    Dalam video, Prabowo sedang menjawab pertanyaan capres nomor urut 1, Anies Baswedan, terkait hubungan antara standar etika pemimpin negara dengan kemampuannya menjaga keamanan negara. 
    Prabowo mengatakan, ia sepakat dengan Anies bahwa harus ada kepemimpinan berdasarkan nilai. 
    Menteri Pertahanan itu juga mengatakan, pemimpin harus beretika dan apa yang dibacarakan harus sesuai dengan hati. Prabowo menyebut Anies tidak pantas berbicara soal etik.

    KESIMPULAN

    Narasi soal Prabowo ditangkap aparat dan terancam gagal maju pilpres adalah hoaks. Judul dan isi video tidak sesuai.
    Video itu hanya menampilkan beberapa klip yang tidak terkait dengan narasi, seperti klip yang menampilkan pemerhati sosial dan politik, Rudi S Kamri.
    Rudi menyebut Prabowo tidak bisa menjawab pertanyaan dengan baik dalam debat capres, Minggu (7/1/2024).
    Selain itu, video juga menampilkan klip saat Prabowo menjawab pertanyaan Anies soal hubungan antara standar etika pemimpin negara dengan kemampuannya menjaga keamanan negara.

    Rujukan

    https://www.kompas.com/tag/prabowo-subianto

    https://www.kompas.com/tag/hoaks

    https://www.facebook.com/100068156016208/videos/357418950259287

    https://ghostarchive.org/archive/Bppg6

    https://www.youtube.com/watch?v=1yPRr8g8Hbc

    https://www.youtube.com/watch?v=3QPwv4-FsAw

    https://t.me/kompascomupdate

    Publish date : 2024-01-10

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.