Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»TRUE»Benar, Klaim Prabowo bahwa Kemenhan Bentuk 4 Fakultas Baru di Universitas Pertahanan
    TRUE

    Benar, Klaim Prabowo bahwa Kemenhan Bentuk 4 Fakultas Baru di Universitas Pertahanan

    Jane DoePublish date2024-01-07
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita

    Benar, Klaim Prabowo bahwa Kemenhan Bentuk 4 Fakultas Baru di Universitas Pertahanan

    HASIL CEK FAKTA

    Calon Presiden nomor urut dua Prabowo Subianto mengklaim sejak dilantik menjadi Menteri Pertahanan langsung membentuk empat fakultas baru di Universitas Pertahanan. Klaim itu disampaikan Prabowo saat debat ketiga capres pada Minggu, 7 Februari 2024.

    “Begitu jadi menteri saya membentuk empat fakultas baru di bidang science technology engineering dan mathematics. Kita menyiapkan putra putri kita terbaik untuk menguasai teknologi untuk menguasai science untuk menguasai artificial intelligence untuk cyber,” kata Prabowo.

    Prabowo-2
    PEMERIKSAAN FAKTA

    Menurut Prasetia A. Pratama, Peneliti di Monash University Indonesia, mengutip laporan CNBC, Menhan Prabowo meresmikan Fakultas Kedokteran Militer, Fakultas Farmasi Militer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Militer, serta Fakultas Teknik Militer di Universitas Pertahanan.

    Sejak tahun 2020, kampus yang berada di bawah naungan Kemhan itu mulai memiliki jenjang pendidikan S1 dengan empat fakultas, yakni Fakultas Kedokteran Militer, Fakultas Farmasi Militer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Militer, serta Fakultas Teknik Militer.

    Pendirian S-1 Unhan merupakan inisiasi dan arahan Prabowo saat awal menjabat sebagai menhan. Ia berharap agar mahasiswa Unhan dapat menjadi komunitas pertahanan negara dengan SDM yang unggul dan maju di bidang pertahanan.

    Menurut Bonifasius Endo Gauh Perdana, Dosen Asisten Ahli Hubungan Internasional dan Hubungan Ekonomi Politik Internasional Universitas Tidar, di laman Universitas Pertahanan juga mempublikasikan pada 2021, Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) membuka empat fakultas baru meliputi empat fakultas terdiri dari Fakultas Kedokteran Militer, Fakultas Farmasi Militer, Fakultas MIPA Militer dan Fakultas Teknik Militer.

    Program Magister (S2) meliputi empat fakultas terdiri dari Fakultas Strategi Pertahanan, Fakultas Manajemen Pertahanan, Fakultas Keamanan Nasional dan Fakultas Teknologi Pertahanan, serta Program Doktor Ilmu Pertahanan.

    melaksanakan upacara pembukaan pendidikan program Vokasi (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), Doktoral (S3) serta kenaikan pangkat kadet mahasiswa D3 dan S1 Unhan RI TA

    KESIMPULAN

    Berdasarkan pemeriksaan fakta, klaim Prabowo bahwa sejak dilantik telah membentuk 4 fakultas di Universitas Pertahanan adalah benar.

    Adapun fakultas yang dibuka di Universitas Pertahanan yakni Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, Fakultas Teknik, serta Fakultas Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

    KESIMPULAN

    Berdasarkan pemeriksaan fakta, klaim Prabowo bahwa sejak dilantik telah membentuk 4 fakultas di Universitas Pertahanan adalah benar.

    Adapun fakultas yang dibuka di Universitas Pertahanan yakni Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, Fakultas Teknik, serta Fakultas Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

    Rujukan

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/2674/benar-klaim-prabowo-bahwa-kemenhan-bentuk-4-fakultas-baru-di-universitas-pertahanan

    Publish date : 2024-01-07

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.