Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»[HOAKS] Poster Palsu atas Nama Dewan Pusat AS dan Dewan Pusat PBB soal Pengungsi
    CekFakta

    [HOAKS] Poster Palsu atas Nama Dewan Pusat AS dan Dewan Pusat PBB soal Pengungsi

    Jane DoePublish date2024-01-04
    Kompas
    Share
    Facebook

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar poster mengatasnamakan Dewan Pusat Amerika dan Dewan Pusat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta memuat narasi terkait pengungsi.
    Menurut narasi itu, masuknya pengungsi dari negara lain ke Indonesia bukan tanggung jawab Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), tetapi kesalahan pertahanan Indonesia.
    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, poster dan narasi tersebut adalah tidak benar atau hoaks.
    Poster mengatasnamakan Dewan Pusat Amerika dan Dewan Pusat PBB dibagikan oleh akun Facebook ini (arsip), ini, dan ini.
    Berikut isi poster tersebut:
    Dewan pusat Amerika dan dewan pusat PBB Menyampaikan jangan menyalahkan pihak UNHCR
    Tapi salahkan sistem keamanan dan pertahanan Di indonesia karena keamanan dan pertahanan di indonesia yang sangat rentan dan mudah Di bobol oleh orang luar atau negara lain
    Karena tugas UNHCR di setiap negara hanya Menangani dan menanggulangi pengungsi Di seluruh dunia. Jadi Jangan salahkan UNHCR tapi salahkan Mentri pertahanan yang ada di indonesia
    Poster tersebut mencantumkan gambar bendera Amerika Serikat, logo PBB, dan logo UNHCR.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah ditelusuri, tidak ditemukan lembaga bernama "Dewan Pusat" di pemerintahan Amerika Serikat. PBB juga tidak memiliki lembaga semacam itu.
    Poster tersebut mencantumkan logo PBB dan UNHCR, tetapi akun media sosial resmi kedua lembaga tersebut tidak mengunggah konten semacam itu.
    Sebelumnya, akun media sosial resmi perwakilan PBB di Indonesia @UNinIndonesia mengingatkan banyak beredar hoaks tentang pengungsi Rohingya dan UNHCR.

    KESIMPULAN

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, poster mengatasnamakan Dewan Pusat Amerika dan Dewan Pusat PBB yang menyebut masuknya pengungsi dari negara lain disebabkan pertahanan Indonesia lemah adalah hoaks.
    Tidak ditemukan lembaga bernama Dewan Pusat, baik di pemerintahan AS maupun PBB. 
    Selain itu, akun media sosial resmi perwakilan PBB di Indonesia telah mengeluarkan peringatan bahwa banyak beredar hoaks terkait pengungsi Rohingya dan UNHCR.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/photo/?fbid=3604663283142780&set=a.1383794578563006

    https://ghostarchive.org/archive/Rufu4

    https://www.facebook.com/photo/?fbid=1078631853484465&set=a.120176285996698

    https://www.facebook.com/photo/?fbid=2368191156704102&set=a.107813496075224

    https://twitter.com/UNinIndonesia/status/1735677545830306253/photo/2

    https://twitter.com/hashtag/pengungsi?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw

    https://twitter.com/hashtag/Rohingya?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw

    https://twitter.com/Refugees?ref_src=twsrc%5Etfw

    https://twitter.com/UNHCRIndo?ref_src=twsrc%5Etfw

    https://twitter.com/hashtag/NoToHate?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw

    https://twitter.com/hashtag/LeaveNoOneBehind?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw

    https://t.co/pXyARapJ6s

    https://twitter.com/UNinIndonesia/status/1735677545830306253?ref_src=twsrc%5Etfw

    https://t.me/kompascomupdate

    Publish date : 2024-01-04

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.