Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Tekan Bagian Bawah Hidung sebagai Pertolongan Pertama Serangan Stroke
    Misleading Content

    [SALAH] Tekan Bagian Bawah Hidung sebagai Pertolongan Pertama Serangan Stroke

    Jane DoePublish date2023-11-23
    Share
    Facebook

    Berita

    “Halo Besti di video ini Bapak ini di kereta api duduk tiba-tiba kena serangan stroke. Nah Ibu ini mau memberikan pertolongan pertama biasanya teman-teman yang kita tahu kalau kena serangan stroke kita harus jarum tangan jari tangannya supaya keluar darah kan tapi di perjalanan kayak gini sangat sulit menemukan jarum nah sampai Bapak satpamnya memberikan satu trik yang harus kita tahu ini teman-teman dengan cara menekan mulut bagian atas Bapak ini kuat sehingga puji tuhan. Bapak ini tertolong dengan menekan mulut bagian atas ini ilmu yang harus kita tahu teman-teman siapa tahu kan kita membutuhkannya tuh Kalau teman-teman merasa informasi ini penting boleh disebarluaskan semoga bermanfaat Tuhan memberkati.”

    HASIL CEK FAKTA

    Sebuah video reels di Facebook membagikan seseorang yang diklaim terkena serangan stroke lalu sadar kembali ketika diberikan pertolongan pertama dengan menekan keras bagian bawah hidung. Cara tersebut diklaim menjadi alternatif ketika tidak menemukan jarum untuk menusuk jari tangan hingga keluar darah yang juga merupakan salah satu pertolongan pertama terkena stroke.

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut menyesatkan, faktanya tidak ada sumber valid yang menyebut bahwa ahli medis membenarkan klaim tersebut. Dilansir dari alodokter.com, pertolongan pertama serangan stroke hingga tidak sadarkan diri dengan bawa pengindap ke tempat yang aman, baringkan pengidap pada posisi miring sedikit ke kiri, cari pertolongan medis dari rumah sakit terdekat, penanganan selanjutnya dilakukan oleh tim medis di rumah sakit.

    Selain itu, Dr.dr. Yuda Turana, Sp.S. melalui Liputan6.com menyebut dengan menusuk jarum juga tidak dapat menolong pengidap serangan stroke, respons nyeri akibat tusukan jarum dapat meninggikan tekanan darah yang berisiko memperburuk stroke.

    Klaim pertolongan pertama serangan stroke atau pengidap yang tidak sadarkan diri dengan menekan bawah hidung atau menusuk jadi dengan jarum adalah hoaks yang sudah beberapa kali dibantah kebenarannya oleh pemeriksa fakta Mafindo. Masyarakat diharap terus berhati-hati dengan informasi yang dapat membahayakan kesehatan ini.

    Dengan demikian, pertolongan pertama serangan stroke dengan menekan bawah hidung atau menusuk jadi dengan jarum adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Faktanya tidak ada sumber yang valid yang menyebut ahli kesehatan membenarkan pertolongan pertama serangan stroke dengan menekan bagian bawah hidung dengan keras.

    Rujukan

    https://www.alodokter.com/komunitas/topic/pertolongan-pertama-stroke

    https://turnbackhoax.id/2023/11/07/salah-menekan-bagian-tengah-bawah-hidung-untuk-pertolongan-pertama-pada-orang-yang-hilang-kesadaran/

    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/5197141/cek-fakta-tidak-benar-penanganan-pertama-gejala-stroke-dengan-tusuk-jarum-di-ujung-jari?page=2

    https://turnbackhoax.id/2019/09/23/salah-pertolongan-pertama-pada-stroke-dengan-tusukan-jarum-ke-ujung-setiap-jari-masing-masing-atau-bagian-bawah-daun-telinga/

    Publish date : 2023-11-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.