Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Wajah Jurnalis Dibalut Perban Saat Melaporkan Kondisi di Gaza 2023
    Misleading Content

    [SALAH] Wajah Jurnalis Dibalut Perban Saat Melaporkan Kondisi di Gaza 2023

    Jane DoePublish date2023-11-15
    Share
    Facebook

    Berita

    “️Jurnalis Hana Mahamed kembali tampil di televisi dengan wajah terluka akibat serangan Israel di Gaza Keinginan yang dilakukan di dunia saat ini untuk memperkenalkan wajah sebenarnya dari rezim Zionis kepada publik adalah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, semua orang di semua posisi membicarakan keruntuhan rezim tersebut dengan kekejamannya. Jeda 4 jam dalam serangan tentara Zionis di Gaza bukanlah gencatan senjata Tentara Israel mengumumkan akan menghentikan serangannya di Jalur Gaza selama 4 jam mulai pukul 10.00 waktu setempat hingga 14.00 waktu setempat. Jurnalis Palestina Mohammad Al-Jajah menjadi syahid dalam serangan pesawat tempur Israel di Gaza pagi ini. Channel 13 rezim Zionis mengumumkan Menteri Israel Gila Gamlil akan ditunjuk untuk menangani kasus tahanan dan orang hilang di Gaza. Batalyon Qassam mengumumkan bahwa sejak dini hari, mereka telah menghancurkan 4 senjata dan peralatan militer rezim Zionis di sekitar kamp Shati dan lingkungan Sheikh Rizwan dengan rudal Yasin 105.”

    HASIL CEK FAKTA

    Postingan di Facebook membagikan kabar bahwa jurnalis bernama Hana Mahamed melaporkan di televisi dengan wajah terluka akibat serangan Israel di Gaza yang sedang memanas akhir-akhir ini, klaim tersebut dibuktikan dengan wajahnya yang dibalut dengan perban.

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut salah, faktanya foto Hana Mahamed diperban tersebut terjadi saat melaporkan konflik antara Palestina dan Israel pada 2015. Mengutip dari Kompas.com, Hana Mahamed terkena granat proyektil yang ditembaki polisi Israel saat bertugas melaporkan situasi di Gaza pada 4 Oktober 2015.

    Dengan demikian, wajah jurnalis dibalut perban saat melaporkan kondisi di Gaza 2023 adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Mochamad Marcell

    Faktanya jurnalis bernama Hana Mahamed tersebut melaporkan situasi perang antara Palestina dan Israel pada 2015. Diketahui ia terkena granat proyektil yang ditembakkan polisi Israel pada 4 Oktober 2015 saat polisi bentrok dengan warga Palestina di Al-Issawiya, Jerusalem.

    Rujukan

    https://www.kompas.com/cekfakta/read/2023/11/09/141600182/jurnalis-hana-mahameed-terluka-bukan-karena-serangan-israel-pada-2023

    Publish date : 2023-11-15

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.