Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] GIBRAN KELUAR DARI PDIP, KABUR KE PARTAI GOLKAR
    Misleading Content

    [SALAH] GIBRAN KELUAR DARI PDIP, KABUR KE PARTAI GOLKAR

    Jane DoePublish date2023-10-23
    Share
    Facebook

    Berita

    “Pinter bener nih Jokowi .

    Sebelum Gibran di amuk & dipecat dr PDIP oleh Mak Banteng , kabur duluan ke partai lain .

    Lalu bgmn dg nasib Jokowi sendiri?

    Apkh akan playing victim, mengaku dia tak tahu apa2.

    Apakah PDIP akan diam sj, atau akn mengalang pemakzulan Jkw?

    MENARIK :thinking_face::joy:”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah informasi melalui media sosial Twitter, mengenai kabar hengkangnya Gibran Rakabuming Raka, atau yang akrab disapa Gibran, dari Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDIP) ke Partai Golongan Karya (Golkar). Isu bergabungnya Gibran dengan Golkar semakin ramai dibicarakan setelah keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi mengenai batas minimum pencalonan sebagai presiden atau wakil presiden. Dalam unggahan di sosial media @STresnowat101, disebutkan bahwa bergabungnya Gibran kepada Partai Golkar adalah hasil perencanaan Jokowi, sebelum Gibran sendiri dikeluarkan dari PDIP. Apakah benar Gibran keluar dari PDIP dan bergabung dengan Golkar?

    Setelah melakukan penelusuran terkait kabar tersebut, sampai saat ini, belum ditemukan pernyataan resmi dari pihak-pihak terkait mengenai keluarnya Gibran dari PDIP atau bergabungnya Gibran kepada Golkar. Hal ini juga dibuktikan dengan tanggapan dari Gibran sendiri yang secara tegas menyatakan dirinya masih menjadi kader dari PDIP.

    Melansir dari CNN Indonesia, Gibran menyatakan bahwa dirinya sampai saat ini masih intens menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk para petinggi Partai Golkar. Namun, Gibran mengklaim tak pernah membicarakan mengenai kemungkinan bergabung dengan Partai Golkar.

    “Kalau komunikasi saya pasti komunikasi, tapi tidak untuk yang ini tadi. Saya kan tetap jaga silaturahmi dengan siapa pun,” katanya.

    Setelah resmi diusung menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 mendatang, isu pindahnya Gibran ke Partai Golkar memang tengah menjadi sorotan. Walaupun secara resmi dirinya mendapat dukungan langsung dari Partai Golkar untuk menjadi calon wakil presiden, namun sampai saat ini belum terdapat informasi resmi dari Gibran mengenai dirinya akan bergabung dengan Partai Golkar.

    Jadi dapat disimpulkan, klaim yang menyatakan bahwa Gibran telah keluar dari PDIP dan bergabung kepada Golkar, merupakan klaim yang tidak berdasar dan tidak terbukti, serta merupakan bentuk informasi dengan kategori misleading content atau konten menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga

    Faktanya, sampai saat ini, belum ada informasi resmi dari partai politik terkait ataupun dari Gibran mengenai isu dirinya bergabung dengan Golkar.

    Rujukan

    https://regional.kompas.com/read/2023/10/23/093744578/isu-gibran-gabung-golkar-lewat-ampi-golkar-jateng-buka-suara

    https://www.detik.com/jateng/berita/d-6996401/kaesang-ungkap-gibran-ditawari-masuk-golkar-kalau-mau-ke-psi-alhamdulillah

    https://www.cnnindonesia.com/nasional/20231017135216-32-1012295/gibran-respons-isu-pindah-ke-golkar-siapa-yang-bilang

    https://news.republika.co.id/berita/s2o0r4330/dikabarkan-bakal-masuk-golkar-ini-reaksi-gibran

    Publish date : 2023-10-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.