Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Puluhan Mayat Tertimpa Longsor Akibat Tim SAR yang Terlambat Berikan Pertolongan
    Misleading Content

    [SALAH] Puluhan Mayat Tertimpa Longsor Akibat Tim SAR yang Terlambat Berikan Pertolongan

    Jane DoePublish date2023-10-11
    Share
    Facebook

    Berita

    Kanal YouTube CCTV BENCANA (https://www.youtube.com/@bencanaalam294) pada 9 Oktober 2023 mengunggah video dengan judul yang mengklaim bahwa puluhan mayat bergelimpangan diterjang longsor. Selain itu, diketahui pula bahwa Tim SAR terlambat memberikan pertolongan sehingga banyak warga yang tidak terevakuasi.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah dilakukan penelusuran, faktanya judul tersebut berbeda dengan isi dan narasi dalam video. Hal itu disebabkan karena pada kenyataannya, video tersebut memberitakan mengenai 2 kabar yang berbeda.

    Pertama, kabar mengenai peringatan yang disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta atas potensi tanah longsor di 11 wilayah kecamatan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Peringatan ini disampaikan melalui unggahan di akun resmi Instagram milik BPBD DKI Jakarta (https://www.instagram.com/bpbddkijakarta). Dalam unggahan tersebut, BPBD DKI Jakarta menghimbau agar masyarakat dapat mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan berada di atas normal.

    Kedua, kabar mengenai kronologi tewasnya tiga penambang batu yang tertimbun longsor di Desa Bhuana Giri, Kabupaten Karangasem, Bali pada 11 September 2023. Diketahui bahwa saat itu lima penambang sedang menggali tebing setinggi 30 meter untuk mencari batu tabas. Namun, setelah 2 jam menggali tebing, tanah di atas lokasi kejadian tiba-tiba runtuh. Dari kejadian tersebut, tiga penambang tewas setelah tertimbun longsor, sedangkan dua penambang lain selamat dari maut meski sempat tertimpa longsor.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube CCTV BENCANA merupakan informasi yang salah.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta ‘Ainayya Al Fatikhah.

    Unggahan video dengan judul yang mengklaim bahwa Tim SAR terlambat memberikan pertolongan kepada puluhan warga yang tertimpa longsor merupakan konten yang menyesatkan. Faktanya, judul tersebut berbeda dengan isi dan narasi dalam video.

    Rujukan

    https://www.instagram.com/p/Cx48hnLxb3j/?utm_source=ig_web_copy_link&igshid=MzRlODBiNWFlZA==

    https://www.detik.com/bali/berita/d-6926284/akhir-hayat-tiga-penambang-batu-tertimbun-longsor-di-karangasem#:~:text=Sementara%2C%20tiga%20korban%20yakni%20I,warga%20sekitar%20untuk%20melakukan%20evakuasi

    Publish date : 2023-10-11

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.