Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Dalam Video Ini Pabrik Beras Palsu dari Plastik
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Dalam Video Ini Pabrik Beras Palsu dari Plastik

    Jane DoePublish date2023-10-09
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video pabrik beras dari plastik, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 7 Oktober 2023.
    Unggahan klaim video pabrik beras palsu dari plastik menampilkan seorang sedang mengurai benda berbentuk lembaran transparan. Kemudian benda tersebut dimasukkan ke dalam mesin.
    Dari proses dimasukkannya lembaran transparan tersebut, telihat mesin mengubah bentuknya menjadi helaian benang, kemudian dimasukkan ke dalam mesin kembali dan berubah menjadi butiran putih.
    Dalam video tersebut terdapat tulisan "Pabrik beras dari plastik"
    "Beras palsu"
    Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:
    "PABRIK BERAS PALSU..😳😳
    Buatan dari plastik?"
    Benarkah klaim video pabrik beras palsu dari plastik? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video pabrik beras plastik, dengan menangkap layar video untuk dijadikan bahan penelusuran menggunakan Google Image.
     
     
    Penelusuran mengarah pada sejumlah situs, salah satunya tulisan bejudul "不要再信谣言了!“塑料大米”的真相在这里……" yang dimuat situs Piyao.org.cn, pada 20 April 2020. Situs tersebut memuat cuplikan video yang identik dengan klaim video.
    Situs Piyao.org.cn menyebutkan, Video yang diposting online bukan tentang pembuatan beras plastik, melainkan proses granulasi plastik paling dasar di industri plastik.
    Pabrik memasukkan plastik daur ulang ke dalam granulator plastik untuk menghasilkan butiran plastik daur ulang, yang digunakan sebagai bahan baku setengah jadi untuk membuat kembali produk plastik. Alasan dibuatnya butiran adalah untuk memudahkan penyimpanan dan transportasi.
    Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "有关“塑料大米”谣言版本众多 制作贩卖并不现实" yang dimuat situs Jnnews.tv, pada 21 April 2020.
    Situs Jnnews.tv mengulas video yang identik dengan klaim dan menyebutkan video yang diunggah media sosial bukan tentang pembuatan beras plastik, melainkan proses granulasi plastik paling dasar di industri plastik.
    Pabrik memasukkan plastik daur ulang ke dalam granulator plastik untuk menghasilkan butiran plastik daur ulang, yang digunakan sebagai bahan baku setengah jadi untuk membuat kembali produk plastik. Alasan dibuatnya butiran adalah untuk memudahkan penyimpanan dan transportasi.

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim video pabrik beras palsu dari plastik tidak benar.
    Video tersebut bukan tentang pembuatan beras plastik, melainkan proses granulasi plastik paling dasar di industri plastik.
    Pabrik memasukkan plastik daur ulang ke dalam granulator plastik untuk menghasilkan butiran plastik daur ulang, yang digunakan sebagai bahan baku setengah jadi untuk membuat kembali produk plastik. Alasan dibuatnya butiran adalah untuk memudahkan penyimpanan dan transportasi.
     

    Rujukan

    https://www.piyao.org.cn/2020-04/20/c_1210578137.htm

    https://www.jnnews.tv/p/752938.html  

    Publish date : 2023-10-09

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.