Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Para Polisi Jepang Takut Mendekati Wanita yang Membawa Pisau di Jalan
    False Context

    [SALAH] Para Polisi Jepang Takut Mendekati Wanita yang Membawa Pisau di Jalan

    Jane DoePublish date2023-09-29
    Share
    Facebook

    Berita

    (Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

    “Polisi Jepang takut mendekati seorang wanita.
    Konon di sana, siapa pun bisa menjadi keturunan samurai”.

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Twitter @V_of_Europe (Voice of Europe) mengunggah video yang menunjukkan beberapa polisi mencoba menangkap seorang wanita yang membawa pisau di tengah jalan. Akun Twitter tersebut menulis penjelasan bahwa polisi tersebut merupakan polisi jepang, dan takut mendekati wanita tersebut. Selain itu, Voice of Europe juga menyatakan bahwa konon di Jepang, siapa pun bisa menjadi keturunan samurai. Video dan cuitan yang diunggah pada 26 Agustus tersebut telah disukai 15 orang, dikutip dan dibagikan ulang hampir 10 kali, serta telah dilihat lebih dari 4,000 kali.

    Setelah melakukan penelusuran terhadap video tersebut, informasi tersebut salah. Menurut salah satu kanal berita Cina 163.com, insiden di video tersebut terjadi pada 14 Agustus 2023, saat warga sekitar melaporkan seorang wanita yang berjalan dengan membawa pisau besar di tengah jalan.

    Menurut kanal berita Cina lain bernama channelchk.com yang mengunggah video serupa, peristiwa tersebut terjadi di Foshan, salah satu kota di Cina yang terletak di Provinsi Guangdong.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @V_of_Europe (Voice of Europe) merupakan konteks yang salah.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Konteks yang salah. Video tersebut merupakan polisi di Kota Foshan, Cina, yang mencoba mengamankan seorang wanita yang memegang pisau di jalan, bukan diambil di Jepang.

    Rujukan

    https://www.163.com/dy/article/ICPJ6GB205564SKJ.html

    Publish date : 2023-09-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.