Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Ikan di Tuban Mati Terkontaminasi Limbah Nuklir
    Misleading Content

    [SALAH] Ikan di Tuban Mati Terkontaminasi Limbah Nuklir

    Jane DoePublish date2023-09-23
    Share
    Facebook

    Berita

    “Demi kesehatan jangan makan ikan

    Sorè hari ini nelayan tuban mendapat jaringan ikan sdh pada mati

    Di khawatirkan sdh terkontiminasi limbah nuklir yg berbahaya.

    Jaga kesehatan teman2 musim penyakit lg…”

    HASIL CEK FAKTA

    Di sosial media beredar video yang membawa sebuah klaim bahwa di suatu pantai di daerah Tuban telah terjadi sebuah fenomena banyaknya ikan yang terlihat berada di tepian pantai diduga karena keracunan oleh limbah nuklir.

    Berdasarkan pada klaim yang beredar tersebut, pemerintah Kabupaten Tuban mengunggah klarifikasi mengenai hal itu di situs resmi mereka (tubankab.go.id) dengan judul artikel “Video Viral Ikan Mati Terkontaminasi Limbah Ternyata Hoaks, Ini Penjelasan DKP2P Tuban”

    Dalam artikel tersebut Kepala Bidang Perikanan DKP2P Tuban, Linggo Indarto, menyatakan bahwa hal tersebut tidak benar alias hoaks. Pihaknya telah memanggil nelayan yang bersangkutan untuk menjelaskan kronologi atas video tersebut. Nelayan tersebut berasal dari kelurahan Karangsari bernama Sutrisno. Selain itu, juga dihadirkan Rukun Nelayan Karangsari sebagai organisasi yang menaungi nelayan tersebut.

    Kemungkinan banyaknya ikan yang ditangkap karena sedang dalam masa pemijahan yang mana kondisi ini menyebabkan ikan mencari tempat yang nyaman untuk bertelur. Sehingga naik ke permukaan dan ditangkap oleh nelayan.

    Selanjutnya juga dijelaskan jika perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Agus Supriyanto, diperintahkan untuk mengambil sampel ikan yang ditangkap guna diperiksa di laboratorium,namun dari hasil pemeriksaan itu tidak ditemukan adanya indikasi jika ikan tersebut terkontaminasi limbah.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Vendra Panji

    Kepala Bidang Perikanan DKP2P Tuban bersama nelayan yang hadir dalam video tersebut secara langsung membantah klaim tersebut. Hasil pemeriksaan laboratorium Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur juga menyatakan jika ikan tersebut tidak terkena limbah nuklir.

    Rujukan

    https://tubankab.go.id/entry/video-ikan-mati-terkontaminasi-limbah-ternyata-hoaks-ini-penjelasan-dkp2p-tuban

    Publish date : 2023-09-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.